Surabaya – Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan retail digital sales marketing bagi penyandang disabilitas di Balai Diklat Industri Surabaya. Kegiatan ini digelar oleh Plan Indonesia bersama Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinas Sosial Jawa Timur (GADISku).
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi peserta melalui penguatan keterampilan pemasaran digital.
Project Manager Yayasan Plan International Indonesia, Raharjo Prionggo mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program Standard Chartered Foundation’s Futuremakers Youth Employability Programme (YEP).
“Kegiatan ini berfokus pada peningkatan keterampilan generasi muda, termasuk penyandang disabilitas, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital,” ujar Raharjo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Sementara, Direktur GADISku Edy Cahyono menambahkan kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif dan aplikatif. Ia berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam usaha maupun pekerjaan.
“Peserta dibekali pemahaman dasar hingga praktik langsung terkait strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta optimalisasi platform penjualan daring,” harapnya.
Edy menyebut program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan daya saing di sektor ekonomi digital yang terus berkembang.
Ia menuturkan bahwa futuremakers youth employability programme merupakan program dari Standard Chartered Foundation yang dilaksanakan Plan Indonesia berkolaborasi dengan Galeri Disabilitas Kinasih.
“Program tersebut menyasar generasi muda usia 18-29 tahun dengan pembekalan keterampilan kerja yang relevan, khususnya di bidang digital dan sektor industri lainnya. Selain itu, program ini juga mendorong inklusi bagi perempuan dan penyandang disabilitas,” terang dia.
“Melalui pelatihan, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan, program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian generasi muda Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











