Jelang Pilkades Serentak, Dinas PMD Pastikan Syarat Minimal Dua Bacalon Sudah Aman di Desa Rejeni

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 15 April 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Sidoarjo – Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo memastikan kesiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026. Monitoring dilakukan di Balai Desa Rejeni, Kecamatan Krembung, Selasa (14/4/2026) siang.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran tahapan Pilkades, khususnya terkait jumlah bakal calon kepala desa (bacalon) yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran tahap ketiga.

Kepala Dinas PMD Sidoarjo, Probo Agus Sunarno mengungkapkan dari total 80 desa yang akan menggelar Pilkades tahun ini, masih terdapat dua desa yang sempat mengalami kekurangan jumlah bacalon yakni Desa Balongdowo dan Desa Rejeni.

“Pilkades ini tahapannya cukup kompleks. Besok merupakan hari terakhir pengumuman tahap tiga. Alhamdulillah sudah ada tambahan pendaftar. Kami minta panitia segera memeriksa kelengkapan berkas agar tidak ada kekurangan,” ujar Probo.

Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi, mengingat batas waktu pendaftaran yang sudah di ujung tahapan.

“Kalau sampai ada syarat yang tidak lengkap dan calon dinyatakan gugur, maka tidak bisa mendaftar kembali karena sudah melewati batas waktu,” tegas Probo.

Khusus di Desa Rejeni, Probo memastikan minimal terdapat dua bacalon yang memenuhi syarat, yakni petahana dan satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang turut mendaftar.

“Petahana wajib mengajukan cuti selama tahapan Pilkades berlangsung. Sementara bacalon dari BPD harus mengundurkan diri dari jabatannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Fungsional dan Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Guruh Wahyo Prambowo turut memberikan pendampingan hukum. Ia pun mengingatkan adanya potensi pelanggaran, termasuk praktik politik uang.

“Pilkades memiliki potensi terjadinya money politics karena adanya kepentingan untuk meraih suara. Kami ingatkan agar tidak ada pemberian uang atau barang dalam proses ini,” kata Guruh.

BACA JUGA  Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Sementara itu, Panitia Pilkades Rejeni, Batu Dirgantara menyebut hingga H-2 penutupan pendaftaran tahap tiga, sudah ada tambahan satu pendaftar baru yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Calon petahana, Afandi Achmad mengaku kembali maju karena ingin melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga yang ingin mencalonkan diri.

“Ini jabatan politik, semua warga punya hak yang sama untuk maju. Saya persilakan siapa pun ikut mendaftar,” ujarnya.

Afandi menambahkan, fokus programnya tetap pada penguatan pendidikan wajib belajar 12 tahun serta pencegahan anak putus sekolah.

“Selain itu, kami juga akan melanjutkan program sosial melalui Badan Santunan Anak Yatim dan Duafa Al-Mutadho yang rutin membantu puluhan anak di desanya,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp