Hadir Halal Bi Halal BASSRA, Cak Firman Dukung Provinsi Madura

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 10 April 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Puluhan ulama Madura yang tergabung dalam organisasi Badan Silaturahmi Ulama’ Pesantren Madura (BASSRA) berkumpul di Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) IUD Jawa Timur, Jl Embong Trengguli Surabaya, Jumat (10/4/2026) dalam rangka kegiatan Halal Bi Halal dan Bedah Buku Sejarah BASSRA : Potret Perjuangan Ulama Madura.

Tampil sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut antara lain adalah Guru Besar Sejarah Pemikiran Islam Klasik UINSA Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, Pengasuh Pondok Pesantren Darus Salam Torjun Sampang Dr. KH. Muhamad Aunul Abied Shah, Pakar Hukum Tata Negara Unair Adam Muhshi, dan General Manager PLN IUD Jawa Timur Ahmad Mustaqir.

Kegiatan Bedah buku tersebut dipandu langsung oleh Sekretaris Jenderal BASSRA RKH Syafik Rofii. Diantara tokoh ulama Madura dan Surabaya yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain H Ahmad Zaini MA (Surabaya), Nyai Nur Fitriana Busyro (Sumenep), H Muhdhor Abdullah (Pamekasan), Firman Syah Ali (Surabaya), H Buchori Imron (Surabaya), KH A Sufyan ABSI (Sumenep), KH Muchlis Nasir (Pamekasan), KH Makki Nasir (Bangkalan), KH Abdullah Mu’ad MSy (Bangkalan), KH Mundir Rofii (Bangkalan), Dr KH Sholehuddin (Surabaya), Prof Dr Hj Siti Marwiyah (Surabaya), KH Mas’ud Adnan (Surabaya), H Satuham Akbar (Surabaya), KH Ja’far Shodiq (Surabaya), KH Fauzi Tijani (Sumenep), KH Syamsul Arifin (Sampang) dan beberapa ulama lainnya.

Firman Syah Ali (Cak Firman) yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, dinamis dan sukses.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, dinamis dan sukses. Banyak sekali buah pemikiran peserta bedah buku yang dapat diimplementasikan dalam pembangunan Madura ke depan,” ujar Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).

BACA JUGA  Dinamika Munas IKA UPN: Mentan Amran Puji Khofifah, Senator Lia Istifhama Beri Sinyal Kuat untuk Emil

Ia melihat BASSRA punya sejarah panjang dan selalu hadir dalam setiap permasalahan masyarakat Madura, terutama di bidang pembangunan.

“BASSRA didirikan pada tanggal 1 November 1992, 34 tahun yang lalu, di Pondok Pesantren Al-Amien Sumenep, oleh KH Abdullah Schal dan KH Kholil AG Bangkalan, KH M Dhovier Shah dan KH Madzkur Rosyad Sampang, KH M Mudatsir Badruddin dan KH M Rofii Baidlowi Pamekasan, KHM Tidjani Jauhari dan KH Mahfudz Husaini Sumenep serta sejumlah ulama sepuh lainnya. Sejak awal berdiri hingga saat ini, BASSRA telah melakukan banyak hal untuk Madura, sudah menorehkan banyak legacy untuk masa depan Madura yang lebih baik. Pertemuan hari ini selain Halal Bi Halal dan Bedah Buku, tentu saja untuk melestarikan dan meneguhkan isi perjuangan para muassis BASSRA,” tegas Ketua Umum KONU Pusat.

Menurutnya, di antara ide baik yang muncul dalam kegiatan Bedah Buku adalah Provinsi Madura.

“Banyak ide yang muncul dalam kegiatan Bedah Buku tadi, diantaranya adalah Provinsi Madura. Ide tersebut disampaikan secara ilmiah dan sistematis oleh KH Aunul Abied Shah dalam pemaparannya, yang kemudian mendapatkan tanggapan antusias dari seluruh hadirin. Bahkan H Zaini MA sebagai tokoh yang selama ini aktif memperjuangkan Provinsi Madura, mengajak seluruh ulama BASSRA untuk kompak mendesak pemerintah segera setujui dan tetapkan Provinsi Madura. Saya juga mendukung cita-cita kolektif masyarakat Madura ini. Semoga tercapai dan bermanfaat untuk masyarakat Madura tercinta” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan JLS dan Trans Jatim untuk Konektivitas Wilayah Selatan
Generasi Muda Garuda Keadilan Jadi Changemakers, Puguh DPRD Jatim Dorong Aksi Nyata
Berita ini 367 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini

Berita Terbaru

WhatsApp