Ngoprak di Malang, Fraksi Demokrat Jatim Kunci Strategi 3P: Mesin Politik Mulai Dipanaskan

- Publisher

Kamis, 9 April 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang – Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Timur tak ingin kehilangan momentum ini. Konsolidasi diperkuat. Mesin politik dirapikan. Target elektoral mulai dipancang sejak dini.

Lewat agenda “Ngobrol Fraksi” (Ngoprak) yang digelar di Kota Malang, Rabu (8/4/2026), soliditas internal ditegaskan sebagai kunci menghadapi dinamika politik sekaligus menjaga performa politik ke depan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, dr Agung Mulyono. Hadir Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, Sekretaris Fraksi Indra Widya Agustina, serta anggota fraksi M. Arabayanto, M. Soleh, Misery Effendy, Rasiyo, dan Naufal Alghifari.

Jajaran DPD Partai Demokrat Jawa Timur juga ikut merapat. Plt Sekretaris DPD Mugianto dan Kepala BPOKK Nur Muhyidin hadir bersama pengurus lainnya.

Dalam arahannya, Bendahara DPD Demokrat Jatim itu langsung mengunci arah gerak fraksi melalui konsep 3P yaitu Penguatan Fraksi, Penguatan Komisi, dan Penguatan Personel.

“Nomor satu penguatan fraksi, kedua penguatan komisi, ketiga penguatan personel. Di komisi itu perannya apa, harus jelas. Jangan sampai gubernur ke kanan, kita ke kiri. Itu offside,” tegasnya.

Pesan anggota DPRD Jatim tiga periode itu jelas. Fraksi Demokrat harus satu irama dengan pemerintah provinsi sebagai partai pengusung. Kritik tetap dibuka, tetapi harus cerdas, terukur, dan membawa solusi.

“Kritis boleh, tapi harus berhitung. Kita ini partai pengusung. Support gubernur dan wagub, support OPD, tapi tetap solutif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja konkret di masing-masing komisi. Setiap anggota diminta tidak sekadar hadir, tetapi mampu menghadirkan program unggulan dan pengawalan kebijakan yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Teman-teman harus punya fokus. Program unggulan apa, yang dikawal apa. Hasil karya nyata itu yang akan dilihat publik,” sambungnya.

BACA JUGA  Delegasi DPRD St. Petersburg Sambangi DPRD Jatim, Bahas Peluang Kolaborasi Strategis

Optimisme pun disampaikan. Dengan disiplin menjalankan 3P, dokter Agung yakin Fraksi Demokrat bisa menjadi yang terdepan di DPRD Jatim.

Dari sisi elektoral, Misery Effendy mengingatkan pekerjaan rumah yang tak ringan. Target penambahan kursi harus mulai disiapkan dari sekarang.

“Dari 11 kursi sekarang, ke depan harus bertambah. Minimal tiap dapil ada keterwakilan Demokrat,” ujarnya.

Ia menegaskan, evaluasi kinerja di daerah pemilihan menjadi kunci menjaga peluang kemenangan.

“Yang utama bagaimana kinerja elektoral di masing-masing dapil. Itu harus kita ukur sejak sekarang,” tegasnya.

Senada, M. Arabayanto melihat Malang Raya sebagai contoh potensi yang bisa terus dikembangkan. Menurutnya, kekuatan tim harus dijaga, sekaligus membuka ruang bagi jaringan baru.

“Tim yang sudah berjuang harus kita pertahankan dan perkuat. Bahkan sudah mulai muncul kanal-kanal baru yang siap bergabung menuju 2029,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengisian dapil kosong dengan penanggung jawab yang jelas.

“Dapil kosong harus jelas siapa yang pegang. Ini harus mulai kita kelola dari sekarang. Karena kemenangan itu ada di kita, di fraksi dan komisi,” pungkasnya.

Sementara itu, Mugianto menyambut positif forum Ngoprak tersebut. Menurutnya, forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi juga ruang membangun kekompakan dan kekeluargaan.

“Kalau bisa rutin dua bulan sekali. Jadi kalau ada sumbatan atau persoalan, bisa langsung kita pecahkan bersama,” ujarnya.

Ngoprak kali ini tak berhenti di ruang diskusi. Para anggota fraksi juga turun ke lapangan dengan mengunjungi program ekonomi kerakyatan di wilayah Malang, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya nyata fraksi dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis desa. KDMP sendiri menargetkan pengembangan di 390 desa dan kelurahan di Kabupaten Malang pada April mendatang.

BACA JUGA  Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik

Program tersebut dinilai sejalan dengan agenda pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Langka Subandi-Mimik Tanam Pohon Bersama, Pengamat Politik Soroti Pesan Filosofis Pucuk Merah
Kemiskinan Ekstrem Jatim 0,29 Persen, Puguh DPRD Ingatkan Risiko Turunnya Status Kelas Menengah
Puguh DPRD Jatim Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Rp14 Triliun, Data Warga Miskin Harus Akurat
Gaji ke-13 Resmi Dicairkan, Ning Lia Sebut Khofifah Hadir untuk Kesejahteraan ASN
Nanang Haromain Soroti Pilihan DPP PKB, Kaji Rizza Dinilai Simbol Regenerasi dan Konsolidasi
Namanya Viral Terseret Pusaran MBG, Ketua DPRD Jatim Janjikan Hadiah bagi Penemu Fakta
Tetap di Luar Pemerintahan, SP IMPPI Jatim Apresiasi Sikap Konsisten Andi Gani Nena Wea
Wakil Ketua IV DPRD Jatim Apresiasi WTP ke-11 Pemprov, Soroti Sejumlah Catatan BPK

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01 WIB

Momen Langka Subandi-Mimik Tanam Pohon Bersama, Pengamat Politik Soroti Pesan Filosofis Pucuk Merah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Kemiskinan Ekstrem Jatim 0,29 Persen, Puguh DPRD Ingatkan Risiko Turunnya Status Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:34 WIB

Puguh DPRD Jatim Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Rp14 Triliun, Data Warga Miskin Harus Akurat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Gaji ke-13 Resmi Dicairkan, Ning Lia Sebut Khofifah Hadir untuk Kesejahteraan ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:36 WIB

Nanang Haromain Soroti Pilihan DPP PKB, Kaji Rizza Dinilai Simbol Regenerasi dan Konsolidasi

Berita Terbaru

Aktivis '98, Firman Syah Ali. (Foto: Istimewa)

Opini

Jamu Tolak Angin Untuk Mahasiswa dan Aktivis

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:16 WIB