KEK Tembakau Didorong Jadi Pusat Investasi, Harisandi: Bisa Buka Banyak Lapangan Kerja di Madura

- Publisher

Kamis, 9 April 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur R. Harisandi Savari. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur R. Harisandi Savari. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Penetapan status kawasan ekonomi khusus (KEK) Tembakau Madura merupakan instrumen vital bagi pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan. Keberadaan KEK ini diyakini akan menjadi magnet bagi masuknya investasi serta pembukaan lapangan kerja baru secara masif di Pulau Madura.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur R. Harisandi Savari mengatakan potensi besar komoditas tembakau selama ini belum tergarap maksimal karena ketiadaan ekosistem industri yang terpadu. Menurutnya, tanpa wadah yang sistematis, nilai ekonomi komoditas tersebut tidak akan memberikan dampak optimal bagi daerah.

“KEK Tembakau akan menjadi game changer. Tidak hanya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menarik investasi ke Madura,” ujar Harisandi, Kamis (9/4/2026).

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Madura Raya menekankan bahwa keberadaan kawasan tersebut bukan sekadar proyek ekonomi biasa, melainkan langkah strategis untuk mengangkat kesejahteraan para petani tembakau. Namun, Harisandi mengingatkan agar momentum ini tidak terhambat oleh kendala birokrasi di tingkat pusat.

“Kami mendorong pemerintah pusat segera mengambil keputusan. Jangan sampai potensi besar ini tertunda hanya karena proses administratif yang berlarut,” tegasnya.

Harisandi juga memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang konsisten mengawal usulan ini. Sinergi antara kebijakan daerah dan pengawasan legislatif disebutnya akan terus diperkuat demi merealisasikan motor penggerak ekonomi baru di kawasan Madura.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Ibu Gubernur yang serius mengawal KEK Tembakau Madura sampai ke pemerintah pusat. Ini adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap petani dan ekonomi lokal Madura,” sambung ketua KADIN kabupaten Pamekasan ini.

Sebagai bentuk dukungan konkret, DPRD provinsi Jatim menyatakan kesiapannya untuk mengawal realisasi KEK melalui fungsi pengawasan dan penguatan kebijakan daerah. Targetnya, rantai nilai tembakau dapat diperkuat mulai dari sektor budidaya, pengolahan, hingga menembus pasar ekspor.

BACA JUGA  SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Jamin Seleksi Transparan

“Ini momentum penting. Dengan dukungan penuh dari Pemprov Jatim dan komitmen kuat Gubernur, kami optimistis KEK Tembakau Madura bisa segera terealisasi dan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan kepulauan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Langka Subandi-Mimik Tanam Pohon Bersama, Pengamat Politik Soroti Pesan Filosofis Pucuk Merah
Kemiskinan Ekstrem Jatim 0,29 Persen, Puguh DPRD Ingatkan Risiko Turunnya Status Kelas Menengah
Puguh DPRD Jatim Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Rp14 Triliun, Data Warga Miskin Harus Akurat
Gaji ke-13 Resmi Dicairkan, Ning Lia Sebut Khofifah Hadir untuk Kesejahteraan ASN
Nanang Haromain Soroti Pilihan DPP PKB, Kaji Rizza Dinilai Simbol Regenerasi dan Konsolidasi
Namanya Viral Terseret Pusaran MBG, Ketua DPRD Jatim Janjikan Hadiah bagi Penemu Fakta
Tetap di Luar Pemerintahan, SP IMPPI Jatim Apresiasi Sikap Konsisten Andi Gani Nena Wea
Wakil Ketua IV DPRD Jatim Apresiasi WTP ke-11 Pemprov, Soroti Sejumlah Catatan BPK

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01 WIB

Momen Langka Subandi-Mimik Tanam Pohon Bersama, Pengamat Politik Soroti Pesan Filosofis Pucuk Merah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Kemiskinan Ekstrem Jatim 0,29 Persen, Puguh DPRD Ingatkan Risiko Turunnya Status Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:34 WIB

Puguh DPRD Jatim Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Rp14 Triliun, Data Warga Miskin Harus Akurat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Gaji ke-13 Resmi Dicairkan, Ning Lia Sebut Khofifah Hadir untuk Kesejahteraan ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:36 WIB

Nanang Haromain Soroti Pilihan DPP PKB, Kaji Rizza Dinilai Simbol Regenerasi dan Konsolidasi

Berita Terbaru

Aktivis '98, Firman Syah Ali. (Foto: Istimewa)

Opini

Jamu Tolak Angin Untuk Mahasiswa dan Aktivis

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:16 WIB