150 Ton Sampah Sidoarjo Dialihkan ke Benowo, Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 1 April 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Arif Mulyono saat ditemui awak media di kantor DLHK Sidoarjo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Arif Mulyono saat ditemui awak media di kantor DLHK Sidoarjo.

Editor: Yoyok

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bakal mengirimkan 150 ton sampah per hari ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya. Pengiriman ini menjadi bagian dari program pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy di Jawa Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Arif Mulyono mengatakan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jawa Timur difokuskan di dua kawasan, yakni Surabaya Raya dan Malang Raya.

“Untuk PSEL Surabaya Raya akan dibangun di TPA Benowo dengan kebutuhan sampah mencapai 1.100 ton per hari,” ujar Arif saat ditemui awak media di kantor DLHK Sidoarjo, Rabu (1/4/2026).

Ia pun menjelaskan, kebutuhan 1.100 ton sampah per hari tersebut akan dipenuhi dari sejumlah daerah. Rinciannya, Kota Surabaya menyuplai 600 ton, Kabupaten Gresik 250 ton, Kabupaten Lamongan 100 ton, dan Kabupaten Sidoarjo 150 ton per hari.

Menurut Arif, kontribusi Sidoarjo tersebut masih sangat memungkinkan. Sebab, total produksi sampah dari seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sidoarjo mencapai 500-600 ton per hari.

“Kalau hanya menyuplai 150 ton untuk PSEL di Benowo, Pemkab Sidoarjo mampu,” katanya.

Selain mendukung program energi, kata dia, pengiriman sampah ke TPA Benowo juga dinilai menguntungkan bagi Sidoarjo. Salah satunya untuk memperpanjang usia TPA di wilayah tersebut.

“Usia TPA yang sebelumnya diperkirakan lima tahun bisa diperpanjang hingga 10 tahun,” ungkap Arif.

Terkait teknis pengiriman, Arif menyebut DLHK qSidoarjo akan memanfaatkan TPA terdekat sebagai titik pengangkutan. Beberapa di antaranya TPA Krian, TPA Waru, dan TPA Taman.

“Saat ini kami memanfaatkan TPA terdekat sebagai titik pengangkutan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp