Wagub Emil Turun ke Lokasi Banjir Simo–Sungelebak Lamongan, Dorong Percepatan Solusi

Editor Yoyok

- Author

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau langsung penanganan banjir yang merendam ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau langsung penanganan banjir yang merendam ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Editor: Yoyok

Lamongan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau langsung penanganan banjir yang merendam ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Sabtu (14/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Emil memastikan bahwa berbagai langkah penanganan terpadu terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, serta perangkat teknis dari Pemprov Jatim.

Berdasarkan data terkini per Maret 2026, banjir yang merendam kawasan tersebut dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor, di antaranya luapan Bengawan Jero, intensitas hujan tinggi, kondisi topografi wilayah yang relatif rendah, serta sistem drainase yang belum mampu mengalirkan air secara optimal saat curah hujan meningkat.

Wilayah Karanggeneng sendiri merupakan bagian dari daerah aliran sungai Bengawan Jero yang secara historis kerap mengalami banjir tahunan akibat meluapnya sungai ketika debit air melebihi kapasitas.

Kondisi ini diperparah oleh curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus, sementara topografi Lamongan yang didominasi kemiringan lereng rendah serta penggunaan lahan berupa tambak dan sawah membuat air lebih mudah tertahan dan menggenang.

“Berbagai langkah sebenarnya sudah dilakukan. Ada normalisasi sungai, penambahan pompa di titik-titik Bengawan Jero, serta pengelolaan pintu air. Bahkan peningkatan kapasitas yang dilakukan beberapa tahun lalu sempat efektif dan selama tiga tahun kondisi relatif baik. Namun tahun ini banjir kembali terjadi,” ujar Emil dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

Ia menegaskan bahwa keluhan warga tidak bisa diabaikan sehingga pemerintah terus mencari solusi yang lebih spesifik dan tepat sasaran.

“Keluhan masyarakat tidak bisa kita diamkan. Kita terus mencari solusi. Salah satu evaluasi adalah operasional pompa yang sebelumnya belum optimal. Sekarang kita maksimalkan, jumlah pompa yang menyala juga ditambah,” jelasnya.

BACA JUGA  Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini

Selain optimalisasi pompa, Pemprov Jatim bersama Pemkab Lamongan dan BBWS Bengawan Solo juga menerapkan pendekatan teknis yang lebih spesifik pada titik genangan.

 

Di lokasi yang merupakan cekungan rendah tersebut dipasang tanggul darurat menggunakan karung sepanjang sekitar 160 meter untuk menahan air agar tidak semakin meluas ke badan jalan.

“Air ditahan supaya tidak semakin meluas ke jalan, lalu dipompa keluar menggunakan pompa apung. Pompa ini mengapung di atas air sehingga bisa bekerja lebih efektif,” terang Emil.

Emil juga menyampaikan bahwa perkembangan penanganan di lapangan menunjukkan hasil yang cukup cepat karena genangan air yang sebelumnya tinggi mulai menunjukkan penurunan.

Selain langkah teknis di lapangan, Pemprov Jatim juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk langkah mitigasi tambahan, termasuk kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.

“Pak Bupati dan Ibu Gubernur juga sudah berkomunikasi mengenai langkah tambahan seperti operasi modifikasi cuaca. Mudah-mudahan menjelang Idul Fitri kondisi ini bisa semakin membaik sehingga kesulitan warga bisa berkurang,” ungkapnya.

Emil juga menegaskan bahwa ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak merupakan jalan provinsi sehingga Pemprov Jatim turut memberikan dukungan percepatan penanganan infrastruktur sesuai arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas koordinasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta BBWS Bengawan Solo dalam penanganan banjir di wilayahnya dan optimistis kondisi banjir akan semakin berkurang dalam waktu dekat.

“Kami menyampaikan terima kasih atas berbagai koordinasi dan petunjuk dari pemerintah provinsi maupun BBWS Bengawan Solo. Solusi satu per satu telah kita laksanakan dan kami optimis mudah-mudahan saat Idul Fitri nanti kondisi banjir di Lamongan sudah jauh berkurang,” tandasnya.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan JLS dan Trans Jatim untuk Konektivitas Wilayah Selatan

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp