Bersama Mensos dan Menkop RI, Wagub Emil Ajak Penerima PKH Jadi Anggota KDMP

Belum ada data penulis & editor

- Author

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubenur Emil Elestianto Dardak mendampingi Menteri Koperasi dan Menteri Sosial menghadiri koperasi merah putih dan  program keluarga harapan (PKH) di  KDMP Gejugjati, Lekok, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Wakil Gubenur Emil Elestianto Dardak mendampingi Menteri Koperasi dan Menteri Sosial menghadiri koperasi merah putih dan program keluarga harapan (PKH) di KDMP Gejugjati, Lekok, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Pasuruan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri kegiatan kolaborasi Koperasi Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program sinergi Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial RI di KDMP Gejugjati, Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/3/2026) kemarin.

Turut hadir Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri Sosial RI M. Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo. Wagub Emil menyampaikan kolaborasi Koperasi Merah Putih dengan PKH di KDMP Gejugjati merupakan program memberdayakan ekonomi masyarakat desa melangkah menuju kemandirian.

“Kolaborasi ini bisa menjadi wadah untuk banyak sekali hal baik yang diselenggarakan diskala desa. Langkah baru menuju kemandirian dimana nantinya Bapak Ibu Penerima Manfaat didorong menjadi pelaku usaha produktif membangun rantai ekonomi lokal,” kata Emil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).

“Maka KDKMP bisa menjadi jangkar bagi kelompok usaha untuk mengakses bahan baku. Bapak Ibu didorong menjadi anggota. Hari ini njenengan diberikan program pemberdayaan sebanyak 100 paket ayam petelur untuk belajar membangun usaha peternakan ayam petelur,” tambahnya.

Wagub Emil menilai, kolaborasi ini dirancang sebagai bentuk transformasi dari masyarakat penerima bantuan sosial menjadi pelaku usaha produktif.

“Bapak Ibu diberikan keterampilan mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Saya yakin ini akan menumbuhkan ekonomi lokal,” lanjutnya.

“Dengan kolaborasi ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat luar biasa menggelorakan semangat kolaborasi dalam mensukseskan KDKMP di Jawa Timur,” katanya.

Dalam konteks penguatan ekonomi, lanjut Wagub Emil, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengakselerasi pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen strategis pembangunan inklusif.

“Alhamdulillah progress pelaksanaan KDKMP di Jawa Timur hingga 31 Desember 2025, sebanyak 8.494 KDKMP telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 997 koperasi telah beroperasi total 1.292 gerai usaha,” ungkapnya.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

“Saat ini jumlah anggota KDKMP di Jawa Timur mencapai 157.974 orang, meningkat pesat dibanding saat awal pembentukan hanya 6.095 orang. Disisi lain, berdasarkan rekap harian per 8 Maret 2026, dari target 8.494 titik pembangunan, sebanyak 774 titik atau 9,11% telah selesai, sedangkan 5.489 titik atau 64,62% masih dalam proses pembangunan dengan rata-rata progres fisik mencapai 53,79%. Ini progres yang nyata hasil kerja keras semua pihak,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari upaya perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang paling rentan. Untuk itu, tambahnya, pengembangan KDKMP perlu berjalan beriringan dengan berbagai program pengentasan kemiskinan yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) yang ditujukan bagi kelompok lanjut usia berusia 70 tahun ke atas dalam keluarga penerima manfaat PKH. Pada tahun 2026, PKH Plus menargetkan 54 ribu KPM dengan alokasi anggaran sebesar Rp108 miliar, di mana setiap penerima mendapatkan bantuan Rp2 juta per tahun,” terangnya.

“Untuk itu, Pemerintah Jawa Timur terus mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga miskin agar dapat bertransformasi menjadikeluarga yang mandiri dan produktif,” tutupnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI Menteri Sosial RI M. Saifullah Yusuf menyampaikan kolaborasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperkuat ekonomi keluarga. Yakni dengan memberikan bantuan pemberdayaan 100 paket ayam petelur di Kecamatan Gejugjati, Lekok Kabupaten Pasuruan.

“Ini adalah langkah strategis memperkuat perekonomian keluarga. Ini juga bagian dari pemberdayaan. Kita ingin PM tidak hanya berharap bantuan diterima tiap 3 bulan sekali, tapi supaya keluarga makin berdaya dan mandiri, maka kita sosialisasi dan mencoba beberapa keluarga mendapatkan program pemberdayaan,” kata Saifullah.

BACA JUGA  Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

“Ada bantuan ayam petelur untuk 1 keluarga. Kita coba bantuan pemberdayaan 100 paket ayam petelur. Nanti telur yang dihasilkan bisa dikelola dengan baik dan kemudian dijual di Koperasi Merah Putih,” tambahnya.

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu kemudian mendorong supaya keluarga Penerima Manfaat PKH menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih supaya ekonomi keluarga meningkat.

“Karena menjadi anggota Koperasi Merah Putih, Bapak Ibu nanti tidak hanya menjadi pembeli, tapi diakhir bisa mendapatkan SHU. Kalau Bapak Ibu membeli barang di Koperasi, maka artinya sebagai pembeli sekaligus pemilik,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Hadiri Sholawat Kemerdekaan di Sidoarjo, Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Amalkan “My Religion My Morality”
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 14:11 WIB

Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

Berita Terbaru

WhatsApp