Suasana berbeda tampak menyelimuti Desa Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, pada Minggu (28/6/2026). Sejak pagi hari, ratusan warga memadati halaman Masjid Al-Mubarok yang berlokasi di Jalan Riyanto Nomor 17. Mereka hadir untuk mengikuti pawai dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat ini berlangsung meriah dan penuh semangat. Tidak kurang dari 500 peserta ikut ambil bagian dalam pawai yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di wilayah Prajurit Kulon. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut datangnya tahun baru Islam.
Berbagai lembaga di bawah naungan Masjid Al-Mubarok turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Di antaranya adalah TPQ Al-Mubarok, Madin Al-Mubarok, TK Al-Mubarok, PAUD Al-Mubarok, PAUD Al-Iman, Muslimat Lingkungan Prajurit Kulon, Remaja Masjid Al-Mubarok, hingga BUMM Al-Mubarok. Masing-masing kelompok tampil dengan ciri khas dan kreativitas yang menarik perhatian warga sepanjang rute pawai.
Sejak pukul 06.30 WIB, para peserta mulai berdatangan ke lokasi. Mereka mengenakan kostum beragam dengan nuansa islami yang mencolok dan penuh warna. Sebagian membawa atribut dakwah, spanduk, serta perlengkapan pendukung untuk menampilkan identitas kelompok masing-masing. Tidak sedikit pula peserta yang tampil dengan kostum unik dan kreatif untuk memeriahkan suasana.
Sebelum pawai dimulai, panitia memberikan arahan kepada seluruh peserta agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. Setelah doa bersama dipanjatkan, rombongan pawai pun mulai bergerak menyusuri jalan-jalan desa. Sepanjang perjalanan, peserta menyuarakan yel-yel penyemangat yang menggema dan menarik perhatian masyarakat sekitar.
Kemeriahan makin terasa dengan hadirnya berbagai maskot unik yang dibawa oleh masing-masing kelompok. Selain itu, dua grup drumband turut memeriahkan acara dengan tabuhan musik yang energik. Irama drum yang berpadu dengan semangat peserta membuat suasana pawai makin hidup. Warga yang berada di tepi jalan tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta sambil mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.
Rohmah, salah satu pengajar TPQ Al-Mubarok, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana dakwah dan pengenalan lembaga pendidikan Islam kepada masyarakat.
“Acara ini bertujuan sebagai media dakwah sekaligus sarana untuk memperkenalkan lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan Masjid Al-Mubarok kepada masyarakat. Alhamdulillah, meskipun rute tahun ini lebih jauh dibandingkan tahun sebelumnya, seluruh peserta tetap bersemangat mengikutinya,” ujar Rohmah.
Semangat para peserta memang terlihat hingga akhir kegiatan. Anak-anak tampak ceria berjalan bersama teman-temannya, sementara para orang tua dan pendamping terus memberikan dukungan. Bahkan, cuaca yang cukup panas tidak mengurangi antusiasme mereka untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pawai.
Setelah seluruh peserta kembali ke halaman Masjid Al-Mubarok, acara dilanjutkan dengan penampilan yel-yel dari beberapa kelompok peserta. Kreativitas dan kekompakan yang ditampilkan berhasil mengundang tepuk tangan para penonton. Dewan juri kemudian melakukan penilaian untuk menentukan kelompok terbaik dalam beberapa kategori yang telah ditetapkan panitia.
Di pengujung acara, panitia mengumumkan para pemenang. Juara yel-yel diraih oleh Madin Al-Mubarok 5 yang tampil kompak dan penuh semangat. Sementara itu, penghargaan Maskot Terbaik berhasil diraih oleh Muslimat Al-Mubarok berkat penampilan yang unik dan kreatif. Adapun kategori Kelompok Favorit dimenangkan oleh Muslimat Baiturrahman yang berhasil mencuri perhatian para peserta dan penonton.
Selain pemberian penghargaan, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik yang menambah kemeriahan acara. Saat nomor undian dibacakan, sorak-sorai peserta langsung terdengar memenuhi area kegiatan. Banyak peserta berharap namanya menjadi salah satu pemenang.
Kebahagiaan itu dirasakan oleh Tasya, salah satu peserta yang berhasil membawa pulang hadiah doorprize.
“Senang sekali karena tidak menyangka bisa mendapatkan doorprize. Acara hari ini seru dan membuat saya makin semangat menyambut Tahun Baru Islam,” ungkap Tasya dengan wajah semringah.
Pawai Muharram ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan syiar Islam masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui kegiatan yang meriah dan penuh makna ini, warga Prajurit Kulon tidak hanya merayakan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
*) Wahyu Mauludin, Penulis adalah Guru Madin Al-Mubarok
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Syaiful Hidayat











