Puguh DPRD Jatim Minta Pendidikan Karakter Diperkuat Cegah Pelecehan Seksual

Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Maraknya isu dan kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi, menuai sorotan kalangan legislatif.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai kondisi tersebut sebagai titik krusial yang harus segera ditangani serius oleh seluruh pihak. DPRD Jatim, kata dia, telah mengantisipasi persoalan itu dengan menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak yang kini telah resmi disahkan.

“Perda tersebut diharapkan menjadi landasan kuat dalam upaya perlindungan di lingkungan pendidikan. Ini bisa menjadi instrumen penting dalam implementasi perlindungan terhadap perempuan dan anak, termasuk di sekolah,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Tak hanya itu, Komisi E juga mendorong penguatan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKS). Puguh mengklaim, tim tersebut mulai aktif di berbagai sekolah.

Bahkan, pihaknya melakukan inspeksi maraton ke sejumlah sekolah guna memastikan TPPKS berjalan efektif.

“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan tim ini benar-benar eksis dan mampu melakukan langkah mitigasi terhadap potensi kekerasan,” tegas Puguh.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu mengakui, potensi tindak kriminal, termasuk kekerasan seksual, selalu ada di tengah masyarakat. Karena itu, Puguh menegaskan perlunya penindakan tegas terhadap pelaku sesuai hukum yang berlaku guna menimbulkan efek jera.

“Segala bentuk kriminalitas, termasuk pelecehan seksual dan predator seksual, harus ditindak tegas. Ini penting untuk memberikan efek jera,” katanya.

Selain penegakan hukum, Puguh menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui penguatan pendidikan karakter dan spiritual di sekolah. Guru, menurut dia, tidak hanya berperan dalam transfer ilmu, tetapi juga membangun moralitas siswa.

“Penguatan karakter bisa dilakukan melalui doa sebelum belajar, bimbingan rohani, hingga kegiatan berbasis nilai-nilai moral dan agama. Ini penting untuk membentengi siswa,” jelasnya.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Komisi E DPRD Jatim, kata dia, akan terus melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja TPPKS di sekolah-sekolah. Puguh berharap, kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan tidak kembali terjadi karena dinilai mencoreng marwah dunia pendidikan.

“Lembaga pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi intelektualitas dan moralitas tidak boleh ternodai oleh tindakan amoral,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp