Sidoarjo – Penangkapan tiga pimpinan tertinggi Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) menuai perhatian publik. Langkah penegakan hukum tersebut dinilai menjadi bukti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi tanpa tebang pilih.
Ketua PC Tidar Mojokerto Defy Firman Al Hakim mengatakan penangkapan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membersihkan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.
“Ditangkapnya tiga pimpinan tertinggi Badan Gizi Nasional ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi di negeri ini. Presiden Prabowo tidak pandang bulu dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum,” kata Bro Defy saat dihubungi wartawan digitaljatim.com melalui whatsapp, Rabu (3/6/2026) malam.
Menurut Bro Defy, siapapun yang terbukti merugikan negara harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, tanpa memandang jabatan maupun besarnya anggaran yang dikelola.
“Tak peduli dia pimpinan tertinggi lembaga apapun, memiliki jabatan setinggi apapun, dan mengelola anggaran sebesar apapun. Ketika merugikan negara yang berarti juga merugikan rakyat Indonesia, maka harus ditindak,” ujarnya.
Bro Defy menilai langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien.
“Ini menjadi sinyal yang sangat baik agar masyarakat semakin percaya dan mendukung apa yang diupayakan Presiden Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, lebih efektif, dan lebih efisien,” ungkapnya.
Ia optimistis pemberantasan korupsi yang konsisten akan mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Menuju Indonesia Emas 2045 akan semakin jelas dan semakin dekat apabila pemerintahan berjalan bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tambah Ketua PC Tidar Mojokerto itu.
Selain itu, Bro Defy juga mengajak generasi muda untuk melihat peristiwa tersebut sebagai contoh nyata komitmen negara dalam menegakkan keadilan. Ia menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu menekan angka stunting di Indonesia.
“Generasi muda saat ini menyaksikan secara langsung bagaimana seorang pemimpin mengupayakan keadilan secara merata bagi kemajuan bangsa dan negara. Program MBG juga harus dikawal bersama agar tepat sasaran dan mampu mengatasi stunting,” jelas politikus muda Partai Gerindra.
Atas langkah yang dilakukan Kejaksaan Agung, Bro Defy mengaku bangga dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan pemerintah.
“Kami dari Tidar Mojokerto sangat bangga dengan apa yang dilakukan Presiden melalui Kejaksaan Agung dengan penangkapan tiga pimpinan tertinggi di BGN ini. Ini menunjukkan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok
Sumber Berita: digitaljatim.com












