Reses di Kota Malang, Puguh DPRD Jatim Soroti Macet hingga Dorong Program Angkot Halokes

- Publisher

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (foto : Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (foto : Istimewa)

DigitalJatim.com – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas mengelar kegiatan penjaringa aspirasi masyarakat (reses) di kota Malang bersama organisasi angkutan darat (organda) dan para sopir angkutan kota (angkot).

Kegiatan tersebut dihadiri para ketua jalur angkota dan ketua organda Kota Malang, untuk penyampaian yang turut memberikan sambutan dan pandangan dalam forum dialog bersama legislatof Jawa Timur dapil Malang Raya.

Dalam kesempatan ini, Puguh menyoroti transformasi Kota Malang dari kota pendidikan menjadi kota metropolitan membawa konsekuensi pada tiga tantangan utama: kemacetan, persoalan lingkungan dan sampah, serta potensi banjir.

“Kota Malang identik sebagai kota pendidikan dan wisata heritage. Maka pengalaman yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan harus menjadi prioritas. Salah satu kuncinya pengelolaan transportasi publik yang baik,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim itu, Rabu (11/2/2026).

Ia mengatakan bahwa kondisi ruas jalan di Kota Malang yang tidak bertambah, sementara jumlah kendaraan pribadi terus meningkat. Lonjakan volume kendaraan semakin terasa saat akhir pekan ketika ribuan kendaraan masuk ke kota.

“Ruas jalan tidak bertambah, tapi kendaraan terus naik. Angkot justru paling memungkinkan menjangkau ruas-ruas jalan kecil,” jelasnya.

Puguh mengingatkan, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi akan memperparah derajat kemacetan dan berdampak pada kualitas hidup warga.

Dalam forum tersebut, ia kembali mengangkat gagasan yang telah disuarakan sejak 2022, yakni program “Angkot Halokes” (Angkutan Sekolah). Program ini mendorong optimalisasi angkot untuk mengangkut pelajar.

Setiap hari, puluhan ribu siswa berangkat dan pulang sekolah di Kota Malang. Jika mayoritas diantar menggunakan kendaraan pribadi, kemacetan di jam sibuk sulit dihindari.

“Kalau anak-anak sekolah difasilitasi angkot yang nyaman dan aman, ini bisa jadi solusi kemacetan sekaligus menghidupkan kembali peran angkot,” katanya.

BACA JUGA  Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Namun, ia menekankan perlunya standarisasi dan revitalisasi armada. Mulai dari kondisi kendaraan yang lebih layak, sistem keamanan yang terjamin, hingga metode pembayaran modern seperti QRIS atau skema berbasis layanan. Puguh juga menyinggung operasional Koridor 8 Trans Jatim di Malang. Menurutnya, angkot dapat difungsikan sebagai feeder atau pengumpan yang menghubungkan wilayah permukiman menuju koridor utama.

“Ini kerja kolaboratif antara pemkot, pemprov, dan pemerintah pusat. Butuh keberpihakan kebijakan dan dukungan anggaran agar angkot bisa bertransformasi,” tegasnya.

Ia berharap intervensi kebijakan yang serius mampu mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

“Kalau transportasi publiknya nyaman dan terjamin, orang tua pun merasa aman. Ini bukan hanya soal angkot, tapi masa depan mobilitas Kota Malang,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:31 WIB

Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB