PT Kasa Husada Dinilai Strategis, Sri Untari DPRD Jatim Usul Renstra Lima Tahunan

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno. (Foto: Istimewa)

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno. (Foto: Istimewa)

DigitalJatim.com – Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno menyoroti kondisi PT Kasa Husada, BUMD yang bergerak di bidang produksi kapas medis. Ia menegaskan perusahaan tersebut mengalami tidak semestinya ditutup, meski saat ini kinerjanya belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.

“PT Kasa Husada ini jangan ditutup. Perusahaan masih bisa tumbuh sepanjang ada afirmasi dan advokasi yang jelas,” kata Sri Untari di Surabaya, Kamis (5/2/2026).

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan adalah memperkuat kerja sama dengan rumah sakit milik Pemprov Jatim. Kebutuhan kapas medis, kata dia, seharusnya diprioritaskan dipasok dari Kasa Husada.

Ia juga mendorong manajemen untuk segera menyusun rencana strategis (renstra) jangka menengah hingga panjang. Renstra tersebut menjadi pijakan evaluasi kinerja setiap tahun.

“Buat renstra lima tahunan. Dari situ bisa dilihat evaluasi bisnisnya setiap tahun, termasuk kemampuan produksi dan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Sri Untari mengingatkan bahwa PT Kasa Husada merupakan anak perusahaan PT Panca Wira Usaha (PWU). Karena itu, mekanisme penyertaan modal tidak bisa langsung diberikan kepada anak perusahaan.

“Kita tidak bisa memberi penyertaan modal langsung ke anak perusahaan. Yang bisa menerima itu induknya, yaitu PWU. Nanti dari sana baru diarahkan ke Kasa Husada,” tegasnya.

Sri Untari menilai PT Kasa Husada memiliki posisi strategis dalam mendukung rantai pasok alat kesehatan di Jawa Timur. Karena itu, perusahaan tersebut harus dihidupkan kembali agar roda ekonomi tetap berputar.

“Perusahaan itu butuh omzet. Kalau diberi penyertaan modal dan didukung pasar, Kasa Husada bisa bangkit lagi,” jelasnya.

Sri Untari juga mengakui kondisi PWU saat ini juga belum ideal. Namun, ia menilai penyertaan modal dari Pemprov tetap bisa diberikan kepada PWU dengan tujuan memperkuat Kasa Husada.

“PWU memang tidak sedang dalam kondisi membaik. Tapi kalau Pemprov mau memberikan penyertaan modal, bisa diarahkan untuk menguatkan PT Kasa Husada,” ajaknya.

Ia menegaskan Pansus DPRD Jatim berkomitmen menghidupkan kembali perusahaan daerah dalam kondisi apa pun, selama masih memiliki prospek dan nilai strategis.

Terkait wacana PT Kasa Husada berdiri sendiri dan berpisah dari BUMD induknya, Sri Untari meminta agar hal tersebut dikaji secara mendalam.

“Semua harus dikaji ulang dengan matang, baik secara internal maupun bersama-sama,” tandasnya.

Perwakilan anak perusahaan, Sri Untari menilai peluang pasar Kasa Husada masih terbuka lebar. Dengan pengelolaan yang tepat, perusahaan dinilai mampu berdiri mandiri dan menyasar pasar yang lebih luas.

“Sayang kalau sampai mati. Saya mendukung PT Kasa Husada tetap hidup. Percuma kita punya perusahaan kalau tidak melayani kebutuhan sendiri,” pungkasnya. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muscab PKB Sidoarjo Kerucutkan 4 Nama Calon Ketua, Ini Daftarnya
E-Voting Pilkades Sidoarjo Menguat, Ning Lia dan Kaji Reza Beri Dukungan Penuh
Bioetanol Menguat sebagai Pengganti BBM, Lia Istifhama Dukung Kebijakan Presiden Prabowo
Jelang Muscab PKB Sidoarjo: Isu Disabilitas Jadi Sorotan, Abdul Majid Titip Pesan Ini
Bioetanol dari Tebu Bisa Jadi Solusi Kemandirian Energi Nasional? Ini Penjelasan Senator Lia Istifhama
Kunci Gula Nasional di Jatim, Lia Istifhama Siapkan Langkah Strategis
Dorong Modernisasi, Pilkades E-Voting di Sidoarjo Dinilai Layak Diterapkan
Sentuhan Hangat Senator Lia Istifhama di Balik Aturan Pembatasan Media Sosial Anak

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 03:27 WIB

Muscab PKB Sidoarjo Kerucutkan 4 Nama Calon Ketua, Ini Daftarnya

Sabtu, 4 April 2026 - 18:31 WIB

E-Voting Pilkades Sidoarjo Menguat, Ning Lia dan Kaji Reza Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 4 April 2026 - 13:31 WIB

Bioetanol Menguat sebagai Pengganti BBM, Lia Istifhama Dukung Kebijakan Presiden Prabowo

Sabtu, 4 April 2026 - 13:19 WIB

Jelang Muscab PKB Sidoarjo: Isu Disabilitas Jadi Sorotan, Abdul Majid Titip Pesan Ini

Jumat, 3 April 2026 - 21:45 WIB

Bioetanol dari Tebu Bisa Jadi Solusi Kemandirian Energi Nasional? Ini Penjelasan Senator Lia Istifhama

Berita Terbaru