Surabaya – Bergabungnya Presiden Prabowo Subianto dalam forum internasional Board of Peace (BoP) dinilai sebagai bagian dari strategi diplomasi Indonesia untuk tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina di tingkat global.
Pengamat Politik Lembaga Kajian Sosial Politik (LKSP) Jawa Timur Bambang Ashraf HS menilai langkah tersebut tidak bisa dimaknai sebagai perubahan sikap politik Indonesia terhadap Palestina. Menurutnya, pemerintah justru berupaya memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina dari dalam forum internasional.
“Langkah Presiden Prabowo masuk dalam BoP harus dilihat sebagai strategi diplomasi Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari dalam forum internasional,” kata Ashraf kepada DigitalJatim.com, Jumat (13/3/2026).
Ashraf menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk konsistensi Indonesia terhadap amanat konstitusi.
“Dalam Pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” tegasnya.
Menurutnya, perjuangan kemerdekaan Palestina memang bukan perkara mudah. Konflik yang terjadi selama puluhan tahun tersebut sangat kompleks dan berkaitan erat dengan kepentingan geopolitik global. Meski demikian, Indonesia dinilai tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika politik internasional tersebut.
“Perjuangan ini memang tidak mudah karena konflik Palestina sangat kompleks dan sarat kepentingan geopolitik global. Namun Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Kehadiran Indonesia di forum internasional penting agar suara moral bangsa kita yang sejak lama mendukung kemerdekaan Palestina tetap terdengar,” imbuh dia.
Ashraf yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar DPW LSM LIRA Jawa Timur menilai mayoritas masyarakat Indonesia memiliki komitmen moral dan historis untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina. Ia pun meyakini dukungan tersebut sejalan dengan nilai kemanusiaan dan amanat konstitusi yang selama ini menjadi dasar politik luar negeri Indonesia.
“Saya yakin mayoritas rakyat Indonesia tetap berdiri bersama Palestina. Karena itu langkah diplomasi Presiden Prabowo ini perlu kita dukung sebagai bagian dari ikhtiar panjang bangsa Indonesia untuk mendorong terwujudnya keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











