Lonjakan Gagal Ginjal di Jatim, Puguh DPRD Dorong Edukasi Hidup Sehat

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas angkat suara terkait lonjakan kasus gagal ginjal yang kian mengkhawatirkan. Ia menyebut kondisi ini sebagai warning serius yang harus segera direspons pemerintah, khususnya di Jawa Timur.

“Ini warning. Kasus gagal ginjal semakin hari semakin meningkat, dan ini harus menjadi kewaspadaan bersama,” ujar Puguh.

Berdasarkan data yang dihimpun, Jawa Timur berada di peringkat ke-9 nasional untuk kasus gagal ginjal. Sementara itu, di tingkat provinsi, penyakit ini menempati posisi ke-5 sebagai penyakit tidak menular terbanyak.

Data BPJS Kesehatan Jawa Timur mencatat, sepanjang 2024 terdapat sekitar 37.134 kasus gagal ginjal. Angka tersebut memperkuat tren peningkatan yang selama ini terjadi.

Tak hanya itu, merujuk data Kementerian Kesehatan, prevalensi gagal ginjal kronis di Jawa Timur mencapai 0,29 persen atau sekitar 75.490 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 23,14 persen harus menjalani terapi hemodialisa, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia di atas 75 tahun.

Puguh menegaskan, situasi ini harus menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat langkah preventif dan promotif secara menyeluruh.

“Nah ini harus disikapi. Dinas Kesehatan harus melakukan upaya preventif dan promotif secara masif, menggandeng seluruh stakeholder, baik pemerintah kabupaten/kota hingga kader kesehatan di tingkat desa,” tegasnya pada Minggu (11/4/2026).

Ia menekankan pentingnya kampanye pola hidup sehat yang dilakukan secara konsisten dan terstruktur, termasuk edukasi tentang pola makan, aktivitas fisik, serta pengelolaan gaya hidup sehari-hari.

Menurutnya, keterlibatan kader kesehatan hingga level desa menjadi kunci untuk menjangkau masyarakat secara luas.

“Harus ada gerakan bersama. Manfaatkan jaringan yang ada, kader-kader kesehatan, untuk mengkampanyekan pola hidup sehat dan tata kelola kehidupan sehari-hari yang lebih baik,” jelasnya.

BACA JUGA  FGD di Malang, Komisi E DPRD Jatim Matangkan Substansi Raperda Perlindungan dan Pelayanan Disabilitas

Di sisi lain, lonjakan kasus gagal ginjal juga berdampak besar terhadap pembiayaan kesehatan nasional. Data menunjukkan, beban pembiayaan BPJS Kesehatan untuk penyakit ini melonjak tajam hingga sekitar Rp 13,38 triliun pada 2025, meningkat drastis dari Rp 2,32 triliun pada 2019.

Bahkan, beban biaya akibat gagal ginjal disebut telah melampaui sejumlah penyakit berat lainnya, termasuk kanker, dan menjadi salah satu penyedot anggaran terbesar setelah penyakit jantung.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito sebelumnya mengungkapkan bahwa peningkatan kasus gagal ginjal banyak dipicu oleh komplikasi penyakit seperti diabetes melitus dan hipertensi.

Kedua penyakit tersebut sejatinya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup sehat. Karena itu, ke depan pemerintah akan lebih menitikberatkan pada pendekatan promotif dan preventif.

Sejalan dengan itu, Puguh menilai langkah penguatan pencegahan menjadi kunci utama untuk menekan laju kasus sekaligus mengendalikan beban pembiayaan kesehatan.

“Kalau tidak dicegah dari sekarang, ini akan terus membebani sistem kesehatan kita. Maka kuncinya ada pada edukasi, pencegahan, dan kesadaran masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Peran PDUF MUI, Lia Istifhama Tekankan Sinergi Dana Umat dan CSR
Kadis ESDM Jatim Ditahan Kejati, Agus Cah DPRD: Proses Hukum Harus Adil
Lia Istifhama Sabet Dua Penghargaan, Bukti Nyata Konsistensi Kawal Aspirasi Masyarakat
Lia Istifhama Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional dan HUT Ke-80 PWI Jawa Timur
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak dan Pengadaan Alat Damkar Segera Dilakukan
Waspada Gelombang PHK, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif
Wacana “War Tiket Haji” Disorot, Puguh DPRD Jatim Ingatkan Risiko Ganggu Antrean 5,2 Juta Jemaah
Kader NasDem Kritik Ilustrasi Tempo, Deni Prasetya Soroti Etika Jurnalistik

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:24 WIB

Lonjakan Gagal Ginjal di Jatim, Puguh DPRD Dorong Edukasi Hidup Sehat

Sabtu, 18 April 2026 - 10:25 WIB

Perkuat Peran PDUF MUI, Lia Istifhama Tekankan Sinergi Dana Umat dan CSR

Sabtu, 18 April 2026 - 01:40 WIB

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kejati, Agus Cah DPRD: Proses Hukum Harus Adil

Jumat, 17 April 2026 - 11:54 WIB

Lia Istifhama Sabet Dua Penghargaan, Bukti Nyata Konsistensi Kawal Aspirasi Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 21:23 WIB

Lia Istifhama Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional dan HUT Ke-80 PWI Jawa Timur

Berita Terbaru