Surabaya – Rencana Pemerintah Kota Surabaya menata kawasan Kalimas Timur menjadi koridor wisata mendapat dukungan dari anggota DPRD Jawa Timur daerah pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati.
Menurut Lilik, program tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat, khususnya warga kawasan Ampel yang sejak lama menginginkan penataan kawasan agar lebih tertib, aman, serta mampu meningkatkan perekonomian warga.
“Program tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat. Warga Ampel sejak lama berharap kawasan itu ditata agar lebih tertib, aman, dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Lilik di Surabaya, Sabtu (7/3/2026).
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim itu menjelaskan, gagasan penataan kawasan sebenarnya sudah lama disampaikan masyarakat. Bahkan aspirasi tersebut muncul sejak momentum pemilihan gubernur beberapa waktu lalu.
Saat itu, kata Lilik, warga Ampel menyampaikan langsung harapan tersebut ketika dirinya melakukan kunjungan kampanye di kawasan tersebut.
“Alhamdulillah ini sesuai dengan yang diminta oleh tamu-tamu dan masyarakat Ampel saat itu. Aspirasi tersebut juga sudah kami sampaikan kepada pihak terkait,” jelasnya.
Lilik menuturkan, masyarakat Ampel berharap kawasan tersebut tidak hanya dibersihkan, tetapi juga dimanfaatkan secara produktif agar tetap hidup dan ramai, terutama pada malam hari.
Pasalnya, warga khawatir jika kawasan yang sudah ditata justru menjadi sepi dan berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan.
“Waktu itu masyarakat mengusulkan agar UMKM ditempatkan di kawasan tersebut supaya jalanan tetap ramai dan tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang membahayakan atau transaksi barang yang tidak halal,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga berharap kawasan Ampel yang dikenal sebagai destinasi wisata religi mendapatkan penataan yang lebih rapi dan terorganisasi sehingga nyaman bagi peziarah maupun wisatawan.
“Mereka ingin Ampel mendapatkan sentuhan khusus agar lebih rapi dan tidak semrawut sebagai kawasan kota religi dan wisata, seperti konsep penataan kawasan kota tua,” ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Surabaya berencana menata kawasan Kalimas Timur sebagai koridor wisata yang terintegrasi dengan kawasan wisata religi Ampel.
“Penataan tersebut diharapkan menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan menarik bagi wisatawan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” imbuh Lilik.
Lilik berharap penataan kawasan Kalimas Timur benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Tentu kami menyambut baik pembangunan dan penataan Kalimas. Apalagi jika sesuai dengan harapan masyarakat setempat. Semoga kota semakin rapi, keamanan terjamin, dan yang paling penting ekonomi masyarakat bisa bergerak semakin menggembirakan,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











