Harga BBM Tetap, Gus Iwan DPRD Jatim Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Informasi Simpang Siur

- Reporter

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Ahmad Iwan Zunaih. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Ahmad Iwan Zunaih. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Kabar rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sempat memicu keresahan di tengah masyarakat. Di sejumlah daerah di Jawa Timur, antrean kendaraan di SPBU dilaporkan meningkat akibat aksi pembelian BBM secara berlebihan.

Namun, pemerintah memastikan bahwa harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero).

Keputusan tersebut mendapat respons positif dari Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Ahmad Iwan Zunaih. Politisi yang akrab disapa Gus Iwan itu menilai langkah pemerintah sebagai kebijakan yang tepat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketenangan masyarakat.

“Saya kira keputusan pemerintah yang menyatakan tidak ada kenaikan harga BBM merupakan hal yang bagus,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar, termasuk melakukan aksi borong BBM yang justru berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di lapangan.

“Tidak perlu panik. Kalau masyarakat membeli BBM secara berlebihan, justru bisa menimbulkan antrean panjang dan mengganggu distribusi,” tegas Gus Iwan.

Secara rasional, kata Gus Iwan, kebijakan menahan harga BBM di tengah dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia, menjadi langkah penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Stabilitas harga BBM juga berpengaruh langsung terhadap biaya transportasi dan distribusi barang, yang pada akhirnya berdampak pada inflasi,” terangnya.

Dengan tidak adanya kenaikan harga, pemerintah dinilai berupaya menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan masyarakat luas.

“Kami pun berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi, serta mempercayakan kebijakan strategis kepada pemerintah demi menjaga stabilitas bersama,” pungkasnya.

BACA JUGA  Gala Dinner di Grahadi, Gubernur Khofifah dan Gubernur Samarkand Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muscab PKB Sidoarjo Kerucutkan 4 Nama Calon Ketua, Ini Daftarnya
E-Voting Pilkades Sidoarjo Menguat, Ning Lia dan Kaji Reza Beri Dukungan Penuh
Bioetanol Menguat sebagai Pengganti BBM, Lia Istifhama Dukung Kebijakan Presiden Prabowo
Jelang Muscab PKB Sidoarjo: Isu Disabilitas Jadi Sorotan, Abdul Majid Titip Pesan Ini
Bioetanol dari Tebu Bisa Jadi Solusi Kemandirian Energi Nasional? Ini Penjelasan Senator Lia Istifhama
Kunci Gula Nasional di Jatim, Lia Istifhama Siapkan Langkah Strategis
Dorong Modernisasi, Pilkades E-Voting di Sidoarjo Dinilai Layak Diterapkan
Sentuhan Hangat Senator Lia Istifhama di Balik Aturan Pembatasan Media Sosial Anak

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 03:27 WIB

Muscab PKB Sidoarjo Kerucutkan 4 Nama Calon Ketua, Ini Daftarnya

Sabtu, 4 April 2026 - 18:31 WIB

E-Voting Pilkades Sidoarjo Menguat, Ning Lia dan Kaji Reza Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 4 April 2026 - 13:31 WIB

Bioetanol Menguat sebagai Pengganti BBM, Lia Istifhama Dukung Kebijakan Presiden Prabowo

Sabtu, 4 April 2026 - 13:19 WIB

Jelang Muscab PKB Sidoarjo: Isu Disabilitas Jadi Sorotan, Abdul Majid Titip Pesan Ini

Jumat, 3 April 2026 - 21:45 WIB

Bioetanol dari Tebu Bisa Jadi Solusi Kemandirian Energi Nasional? Ini Penjelasan Senator Lia Istifhama

Berita Terbaru