Surabaya – Masih di bulan suci Ramadan 1447 H. Kali ini Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, hadir memberikan motivasi kepada staf dan pegawai UPT Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya, Rabu (18/3/2026).
Dalam kesempatan itu, hadir pula Hj. Fentin Istifa’iyah, S.Ag, M.Si, Kepala unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Haji yang baru dilantik pada awal 2026. Ning Lia, sapaan akrab senator Jatim itu, memberikan motivasi di dalam Masji Al-Mabrur Asrama Haji Sukolilo.
“Senang sekali bertemu dengan panjenengan semua, staf dan pegawai Asrama Haji Sukolilo yang terus bersemangat bekerja secara produktif di tengah puasa, dan tentunya bersiap menjemput lebaran dengan penuh suka cita,” ujarnya dengan senyum manis yang khas.
Tak lupa, politisi Perempuan itu memberikan pesan dengan nuansa intelektual yang selama ini menjadi identitasnya dalam memberikan sambutan di tengah publik.
“Sebagai umat muslim, kita harus mengisi waktu dan kemampuan yang kita miliki, secara cerdas dan efektif sehingga kebaikan kemaslahatan dapat kita capai. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis, bahwa : ‘Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu karenanya yaitu; karena kesehatannya dan terbaik atas waktu dan keuangan yang kita miliki. Semua harus didasari tanggung jawab,” jelasnya.
Ia pun menambahkan agar pegawai asrama Haji menjadi manajer keuangan terbaik untuk diri mereka sendiri.
“Dalam Islam, ada tiga jenis kebutuhan, yaitu Daruriyyat, Hajjiyat, dan Tahsiniyyat. Daruriyyat adalah kebutuhan pokok (primer) yang wajib dipenuhi, Hajjiyat adalah kebutuhan sekunder untuk meringankan kesulitan, sedangkan Tahsiniyyat adalah kebutuhan pelengkap (tersier) untuk kesempurnaan dan etika.”
“Kita boleh memenuhi unsur tahsiniyyat jika bertujuan meningatkan value diri dan progresivitas diri. Sebagai contoh, jika ada dari panjenengan yang memiliki profesi tambahan di luar pekerjaan utama di Asrama Haji sebagai penceramah, maka kebutuhan pakaian yang layak untuk menjadi da’I, wajar dan penting untuk dipenuhi sebagai bentuk legitimasi publik.”
Motivasi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, terlihat komunikatif dan menarik dimana keponakan Gubernur Jatim itu menyempatkan bersholawat bersama.
Adapun sebagai informasi, UPT Asrama Haji Sukolilo memiliki beberapa gebrakan strategi sesaat pasca dilantiknya Fentin Istifa’iyah.
Diantaranya, peningkatan fasilitas melalui rencana pembangunan gedung baru empat lantai pada 2027 dan renovasi total bangunan lama di Asrama Haji Surabaya untuk meningkatkan kenyamanan Jemaah.
Renovasi yang dilakukan oleh UPT tersebut kemudian menjawab kebutuhan atas peremajaan pada bangunan-bangunan lama yang berusia di atas 40 tahun karena pelayanan jamaah haji tentu menjadi prioritas utama Kemenhaj pimpinan Gus Irfan Yusuf saat ini.
Editor : Yoyok











