Gubernur Khofifah Resmi Kukuhkan 65 Kepala SMA, SMK dan SLB, Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

- Publisher

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 65 kepala sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.(Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 65 kepala sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.(Foto: Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 65 kepala sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (3/6/2026). Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat nomor: 800/1856/204/2026 tentang pengangkatan guru sebagai kepala sekolah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik dan menitipkan sejumlah pesan penting untuk peningkatan kualitas pendidikan Jawa Timur.

Menurutnya, berbagai capaian pendidikan Jawa Timur selama ini tidak lahir secara instan. Berbagai prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh insan pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, orang tua, hingga pemerintah daerah.

Salah satunya provinsi Jawa Timur sudah menghasilkan prestasi yang luar biasa selama 7 tahun berturut-turut Jawa Timur tertinggi siswanya baik di SNBP maupun SNBT.

“Kerja keras yang luar biasa ini ditunjukkan SMK Puri Mojokerto kemudian SMA Cerme Gresik termasuk di pemerataan pendidikan di Madura melalui program Mama Mau Naik Kelas. Mama – Madura maju, Mau – Madura unggul dan Naik Kelas – Madura naik kelas. Hasilnya sangat signifikan meningkatkan prestasi siswa baik SNBP kemarin dan SNBT yang baru diumumkan artinya setiap kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” jelasny dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Selama ini, Jawa Timur menjadi barometer pendidikan nasional dalam prestasi akademik, pendidikan vokasi, penguatan karakter, maupun pengembangan talenta peserta didik di berbagai bidang.

Menjadi barometer pendidikan nasional bukan sekadar kebanggaan, tetapi tanggung jawab untuk terus menjadi contoh, terus berinovasi, dan terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas serta berkeadilan.

Gubernur Khofifah menyebut, keberhasilan Jawa Timur selama tujuh tahun berturut-turut menjadi provinsi dengan jumlah peserta didik terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur tes maupun tanpa tes.

BACA JUGA  Batik dan Wayang Jadi Magnet Edu Kampus School 2026, Lia Istifhama: Jangan Sampai Warisan Leluhur Terlupakan

Pada tahun 2026, sebanyak 29.046 siswa Jawa Timur diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 24.213 siswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Bukan instan, melainkan hasil kerja keras dan dedikasi para guru, kepala sekolah, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan Jawa Timur,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, peran kepala sekolah bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi pemimpin perubahan yang menentukan arah kemajuan sekolah, membangun budaya belajar, membentuk karakter peserta didik sekaligus melahirkan generasi unggul yang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa.

“Kepala sekolah SMA/SMK merupakan ujung tombak yang menerjemahkan kebijakan pendidikan sekaligus layanan pendidikan sehingga dampaknya dirasakan peserta didik dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengatakan, sebagai tenaga pendidik tentu tugas menyiapkan anak-anak yang pintar dan berprestasi sangat penting. Namun selain pintar, para murid juga diajarkan benar sesuai dengan pakta integritas yang dibaca para kepala sekolah dengan dipimpin Kepala Dinas Pendidikan.

“Inilah sebuah ekosistem pembelajaran yang tidak hanya menyiapkan anak pintar dengan sederet prestasi, tetapi ya pintar, ya benar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Yang tentunya kita harapkan ilmunya manfaat barokah supaya menjadi amal jariyah kita semua,” ungkapnya.

Ke depan, Gubernur Khofifah berharap para kepala sekolah ikut menyiapkan generasi muda dalam menyambut bonus demografi hingga tahun 2035. Kemudian di tahun 2045, peserta didik yang saat ini dipimpin kepala sekolah dan para guru sudah mengisi pos-pos strategis di negeri ini.

“Ketika Indonesia Emas 2045 terwujud, semoga kita diberikan kesehatan dan panjang umur semua sehingga bisa menyaksikan hasil kerja keras panjenengan bahwa mereka sudah berada di pos-pos strategi negeri ini adalah putra-putri siswa-siswi murid-murid di unit pendidikan di Jawa Timur,” tuturnya.

BACA JUGA  Lia Istifhama: Reog Ponorogo Curi Perhatian di Edu Kampus School Expo 2026, Bukti Budaya Lokal Mampu Berinovasi

Selain itu, Gubernur Khofifah juga berpesan agar para kepala sekolah dan para guru tidak hanya terampil mengelola sekolah, tetapi menginspirasi perubahan dan membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

“Saya berharap saudara sekalian mampu menghadirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif dan berorientasi masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa dari 65 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 30 orang merupakan promosi dari guru menjadi kepala sekolah, sedangkan 35 lainnya merupakan hasil mutasi dan rotasi.

Menurut Aries, seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses seleksi, evaluasi, dan pendidikan calon kepala sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap mereka bekerja dengan baik sesuai pakta integritas yang sudah dibacakan bersama karena tidak hanya menjadi figur kepala sekolah tetapi menjadi teladan untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan di sekolah yang mereka pimpin sehingga kepala sekolah semakin menunjukkan kualitas mutu dan kuantitas pelaksanaan kegiatan akan linier dengan harapan murid dan guru di satuan pendidikan,” jelas Aries.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyematkan PIN Jatim Cerdas serta menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto atas capaian jumlah terbanyak murid yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBT Tahun 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPD RI Lia Istifhama: Edu School and Campus Expo 2026 Jadi Wadah Menanam Kebaikan Generasi Muda
Lia Istifhama: Reog Ponorogo Curi Perhatian di Edu Kampus School Expo 2026, Bukti Budaya Lokal Mampu Berinovasi
Batik dan Wayang Jadi Magnet Edu Kampus School 2026, Lia Istifhama: Jangan Sampai Warisan Leluhur Terlupakan
Siswa Jatim Dominasi Penerimaan PTN, Gubernur Khofifah Sebut Bukti Kualitas Pendidikan
Resmikan Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya, Gubernur Khofifah: Bukti Kuatnya Peran Alumni
Mahasiswa Untag Surabaya Kunjungi DPRD Sidoarjo, Pelajari Praktik Pemerintahan Secara Langsung
Lilik DPRD Terima Aspirasi Guru ASN Jatim, TPG dan THR 2025 Belum Cair 100 Persen
Masa Uji Coba SPMB Surabaya Dimulai, Ribuan Wali Murid Serbu Posko Dispendik

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:43 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama: Edu School and Campus Expo 2026 Jadi Wadah Menanam Kebaikan Generasi Muda

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:56 WIB

Batik dan Wayang Jadi Magnet Edu Kampus School 2026, Lia Istifhama: Jangan Sampai Warisan Leluhur Terlupakan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

Gubernur Khofifah Resmi Kukuhkan 65 Kepala SMA, SMK dan SLB, Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:08 WIB

Siswa Jatim Dominasi Penerimaan PTN, Gubernur Khofifah Sebut Bukti Kualitas Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:45 WIB

Resmikan Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya, Gubernur Khofifah: Bukti Kuatnya Peran Alumni

Berita Terbaru