Revisi Perda Disabilitas Jatim, Wagub Emil : Penyandang Disabilitas Harus Jadi Subjek Pembangunan

- Publisher

Senin, 15 Juni 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi langkah revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Menurutnya, pendekatan terhadap penyandang disabilitas sudah saatnya bergeser dari sekadar bantuan sosial menuju pemberdayaan yang mandiri dan produktif.

Hal itu disampaikan Wagub Emil saat ditemui awak media, usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Timur dengan agenda penyampaian pendapat gubernur terkait revisi perda tersebut, Senin (15/6/2026).

Wagub Emil mengungkapkan, jumlah penyandang disabilitas di Jawa Timur mencapai angka yang cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), jumlahnya berkisar antara 1,8 juta hingga lebih dari 3 juta jiwa.

“Ini bukan angka yang kecil. Karena itu, perlu perhatian yang lebih baik lagi dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurut Emil, upaya mewujudkan kesejahteraan penyandang disabilitas tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah yang bersifat bantuan atau charity. Yang lebih penting adalah menciptakan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Kalau semua unsur ini kompak, insya Allah kita bisa membangun ekosistem yang lebih memuliakan dan memberikan penghormatan terbaik kepada penyandang disabilitas,” katanya.

Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan visi Jatim Berdaya dan Jatim Berkah yang menempatkan pembangunan secara inklusif. Dalam konsep itu, penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai objek pembangunan, melainkan menjadi subjek yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan daerah.

“Siapa pun harus merasa menjadi bagian dari pembangunan. Bukan menjadi objek, tetapi subjek pembangunan,” tegas Politisi Partai Demokrat.

Lebih lanjut, Wagub Emil mengapresiasi sejumlah perusahaan dan instansi yang telah memberikan ruang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Bahkan, beberapa perusahaan telah menerapkan standar internasional dalam aspek inklusivitas tenaga kerja.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Targetkan 54.897 Hektar Bongkar Ratoon 2026

Meski demikian, ia mendorong partisipasi dunia usaha agar terus ditingkatkan. Karena itu, organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi ketenagakerjaan diminta lebih aktif melakukan pemetaan kebutuhan dan potensi tenaga kerja disabilitas.

“Kami ingin pelaku usaha tetap produktif sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkembang di lingkungan kerja,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat 1 Muharram, Gubernur Khofifah Serukan Semangat Hijrah
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah Ajak Warga Ikut Jalan Sehat di Masjid Al Akbar Surabaya
Gubernur Khofifah Terima Delegasi Saint Petersburg Rusia, Bahas Kapal Cepat hingga Pengembangan Cancer Center
Manfaatkan AI untuk Pemerintahan, Pemprov Jatim Borong Dua Penghargaan Garuda AI Impact Summit
Wakil Ketua IV DPRD Jatim Apresiasi Inovasi Setwan, Gedung Megah Disulap Jadi Kebun Hidroponik
Delegasi DPRD St. Petersburg Sambangi DPRD Jatim, Bahas Peluang Kolaborasi Strategis
Bupati Subandi Minta Dinas Pangan Awasi Kualitas Beras Bantuan untuk 181 Ribu Warga Sidoarjo
Seleksi Calon Direksi Delta Tirta Jadi Sorotan, Komisi B DPRD Sidoarjo Minta Pansel Profesional dan Objektif

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat 1 Muharram, Gubernur Khofifah Serukan Semangat Hijrah

Senin, 15 Juni 2026 - 19:52 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah Ajak Warga Ikut Jalan Sehat di Masjid Al Akbar Surabaya

Senin, 15 Juni 2026 - 11:16 WIB

Revisi Perda Disabilitas Jatim, Wagub Emil : Penyandang Disabilitas Harus Jadi Subjek Pembangunan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

Gubernur Khofifah Terima Delegasi Saint Petersburg Rusia, Bahas Kapal Cepat hingga Pengembangan Cancer Center

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:36 WIB

Manfaatkan AI untuk Pemerintahan, Pemprov Jatim Borong Dua Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Berita Terbaru

Suasana Taman Bahari Mojopahit di kawasan Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Citizen Reporter

One School One Event Ciptakan Harmoni Seni

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:33 WIB