Surabaya – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat muslim untuk melakukan perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik. Ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter serta meningkatkan kualitas diri dan tanggung jawab dalam kehidupan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustina, saat menyampaikan kultum bertema transformasi Ramadan usai salat Zuhur berjamaah di Masjid Al Qomar Kominfo Jatim, Kamis (5/3/2026).
“Puasa adalah proses peningkatan kualitas manusia menuju tanggung jawab,” ujar Sherlita seperti dikutip dari laman Kominfo Jatim.
Sherlita menegaskan nilai-nilai transformasi yang diajarkan selama Ramadan juga relevan dengan perubahan yang terjadi di berbagai sektor, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan yang kini bergerak menuju transformasi digital.
Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga menuntut perubahan pola pikir serta cara kerja aparatur agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Transformasi digital tidak hanya alatnya saja, tapi mindset-nya juga harus diubah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya aparatur pemerintah untuk terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat, khususnya bagi pegawai di lingkungan Kominfo.
“Kemampuan ini menjadi kunci dalam mendukung pelayanan publik berbasis digital,” imbuh dia.
Lebih jauh, Sherlita berharap Kominfo Jawa Timur dapat menjadi ruang lahirnya talenta-talenta digital yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
“Kalau hanya bertalenta digital tanpa berakhlak, teknologi justru bisa merugikan kita dan orang lain,” ungkapnya.
Di akhir kultumnya, Sherlita mengajak seluruh pegawai menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat komitmen dalam melakukan perubahan diri menuju pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga Ramadan ini meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita serta menuntun kita menjadi manusia yang lebih baik,” pungkasnya. (Syaiful/Yoyok)











