Jaga Ekosistem Pesisir, 1.200 Mangrove Ditanam di Kenjeran Park Dipimpin Gubernur Khofifah

- Publisher

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto memimpin langsung aksi bersih pantai dan penanaman 1.200 bibit mangrove di Kenjeran Park, Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto memimpin langsung aksi bersih pantai dan penanaman 1.200 bibit mangrove di Kenjeran Park, Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Mengusung semangat menjaga kelestarian kawasan pesisir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto memimpin langsung aksi bersih pantai dan penanaman 1.200 bibit mangrove di Kenjeran Park, Surabaya, Jumat (27/3/2026) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT ke-25 Pasmar 2 ini menjadi simbol kuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah dan TNI dalam mewujudkan lingkungan pesisir yang bersih, lestari dan berkelanjutan.

Gubernur Khofifah menyampaikan, keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Sinergi dan kolaborasi seperti hari ini adalah kunci. Tidak bisa kita bekerja sendiri-sendiri dalam menjaga lingkungan, tetapi harus bersama-sama, antara pemerintah, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Khofifah.

Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, sebanyak 1.200 Bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata yang ditamam berasal dari dukungan Dinas Kehutanan Jatim Via Yayasan Gajah Sumatera. Bibit ini diambilkan dari pembibitan Almarhum H. Mukarim Nguling Pasuruan.

Ia menambahkan, kolaborasi yang dibangun tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus terus dijaga sebagai gerakan bersama dalam merespons tantangan perubahan iklim.

“Mangrove ini memiliki manfaat luar biasa. Ia mampu menyerap karbondioksida hingga 5 kali lipat, sehingga sangat penting dalam menghadapi global warming dan perubahan iklim yang sedang kita rasakan saat ini,” katanya.

Selain itu, mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penyerap karbon, tetapi juga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Ketika mangrove tumbuh dengan baik, ekosistem laut juga hidup. Ada kepiting, ikan, dan udang. Ini akan mendekatkan sumber penghidupan nelayan, sehingga mereka tidak perlu melaut terlalu jauh karena potensi ikan bisa ditemukan di sekitar kawasan mangrove,” ucapnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Buka Karya Bakti TNI AD di Madura, Percepat Pemerataan Pembangunan

Lebih lanjut disampaikannya, Pemprov Jatim terus berkomitmen dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Berbagai indikator menunjukkan bahwa Jawa Timur telah mencatatkan keberhasilan yang sangat menggembirakan.

Salah satunya adalah peningkatan luas ekosistem mangrove. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional, luas mangrove di Jawa Timur tercatat sebesar 27.221 hektare pada tahun 2021, kemudian meningkat menjadi 30.839 hektare pada tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi 31.067 hektare pada tahun 2025. Luas mangrove Jatim pada tahun 2025 tersebut setara dengan 47,85% luasan mangrove di Pulau Jawa.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan hasil nyata dari kerja kolaboratif berbagai pihak dalam menjaga dan merehabilitasi ekosistem mangrove.

“Di sisi lain, luas lahan kritis di Jawa Timur juga terus mengalami penurunan, yang menunjukkan semakin membaiknya kualitas lingkungan hidup di provinsi kita,” jelasnya.

Dijelaskannya, keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari berbagai gerakan yang telah kita inisiasi bersama. Pemprov Jatim telah menggulirkan gerakan “Nandur Mangrove”, yang menjadi gerakan kolektif untuk menanam, merawat, dan menjaga mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Selain penanaman mangrove, pada kesempatan tersebut juga dilakukan bersih-bersih pantai. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Bersih-bersih pantai ini bukan sekadar mengikuti pesan Presiden, tetapi sudah menjadi kebutuhan kita bersama. Kita harus membangun komitmen bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga alam dan lingkungan sebagai bagian dari investasi masa depan.

“Jaga alam, jaga lingkungan. Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kehidupan kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas dukungan nyata dalam kegiatan tersebut, termasuk kontribusi bibit mangrove yang ditanam bersama.

BACA JUGA  DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah memberikan dukungan, termasuk bantuan bibit mangrove. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” pungkasya.

Di akhir kegiatan, Gubernur Khofifah bersama Danpasmar 2 Oni meninjau langsung pameran UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 Pasmar 2.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB