Kasus Mafia Tanah di Depok, Nama Pimpinan LDII Edy Suparto Ikut Terseret

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok – Praktik mafia tanah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, kini masuk tahap penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kasus ini terkait sengketa lahan yang diduga melibatkan penipuan, manipulasi dokumen pertanahan, hingga penguasaan aset secara tidak sah. Perkara disebut sudah berlangsung sejak sekitar 2009 sebelum dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 27 Maret 2026, penyidik mendalami dugaan tindak pidana penggelapan, pemalsuan surat, serta pemberian keterangan palsu dalam akta otentik.

Sejumlah pihak telah dimintai keterangan, mulai dari pelapor, korban, saksi ahli waris, hingga pihak terlapor. Nama-nama yang dilaporkan antara lain Edy Suparto, Sampurno, Bambang Sumadi, Imansyah, dan Nur Rohmat. Polisi menyebut masih ada pihak lain yang didalami.

Salah satu nama yang disorot adalah Edy Suparto yang diketahui merupakan Dewan Penasihat di organisasi kemasyarakatan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Meski demikian, penyelidikan difokuskan pada dugaan perbuatan dan tanggung jawab masing-masing individu.

Rudy Kurnia mengaku menjadi korban dalam perkara ini. Ia menyebut tidak pernah membuat surat pernyataan pelunasan.

“Yang ada saya ditipu, cek kosong Rp 4 miliar masih di tangan saya, itu 15 tahun lalu,” ujar Rudy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2026).

Polisi menduga ada praktik sistematis dalam penguasaan lahan melalui manipulasi dokumen dan proses administrasi yang tidak sah. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap konstruksi perkara.

Sebagai langkah pengamanan, polisi menetapkan status quo terhadap lahan yang disengketakan di Kecamatan Sawangan, Depok. Selain itu, Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga memasang plang di lokasi pada April 2026 agar objek sengketa tidak dialihkan selama proses hukum berjalan.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD Jatim Sebut Kartini Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Inspirasi Perempuan

Kasus ini menjadi perhatian publik. Masyarakat mendorong aparat kepolisian menuntaskan perkara secara tegas dan adil.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pemberantasan mafia tanah hingga ke akar-akarnya.

Sejumlah elemen masyarakat juga meminta proses hukum dikawal secara transparan dan profesional tanpa pandang bulu. Penanganan kasus ini diharapkan memberi kepastian hukum sekaligus menekan praktik mafia tanah di Indonesia.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Muktamar NU, PMII Jangan Jadi Raksasa Tidur
Kesehatan Mental Anak Jadi Prioritas, Lia Istifhama Tekankan Kolaborasi dan Edukasi
Khofifah & Arifah Saksikan Deklarasi Muslimat Jateng – DIY, Serukan 9 Himbauan ke PBB
Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta, Lia Istifhama: Lebih Meringankan Jemaah
Di Hadapan Kemendag RI, Senator Lia Istifhama Angkat Persoalan BPSK dan Perlindungan Konsumen
Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan Budaya, Majapahit Disinggung di Rapat dengan Fadli Zon
Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Digitalisasi Naskah Kuno Majapahit hingga Walisongo
Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Pertahankan WTP, Tekankan Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

Kasus Mafia Tanah di Depok, Nama Pimpinan LDII Edy Suparto Ikut Terseret

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Jelang Muktamar NU, PMII Jangan Jadi Raksasa Tidur

Senin, 13 April 2026 - 20:21 WIB

Kesehatan Mental Anak Jadi Prioritas, Lia Istifhama Tekankan Kolaborasi dan Edukasi

Senin, 13 April 2026 - 10:52 WIB

Khofifah & Arifah Saksikan Deklarasi Muslimat Jateng – DIY, Serukan 9 Himbauan ke PBB

Jumat, 10 April 2026 - 00:26 WIB

Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta, Lia Istifhama: Lebih Meringankan Jemaah

Berita Terbaru