Napak Tilas Ning Lia ke Ponpes Canga’an, Menyusuri Jejak Rumah Besar Nahdlatul Ulama

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama Napak tilas di Pondok Pesantren Canga'an Bangil Pasuruan. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama Napak tilas di Pondok Pesantren Canga'an Bangil Pasuruan. (Dok. Istimewa)

Bangil – Menjelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Senator Lia Istifhama melakukan Napak tilas sejarah Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Canga’an, Bangil, Pasuruan. Ponpes yang tercatat berdiri pada 1710 Masehi ini adalah tempat menimba ilmu para pendiri NU.

Karena itu, Lia Istifhama menyebut Ponpes Canga’an sebagai Rumah Besar Nahdlatul Ulama. Mulai Syaikhona Kholil Bangkalan, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan KH. Hasbullah yang merupakan Ayah dari KH. Wahab Hasbullah pernah mondok di pesantren yang didirikan Syekh Jalaluddin atau Mbah Lowo Ijo tersebut.

“Pondok Pesantren Canga’an ini punya nilai sejarah yang tinggi. Pondok ini bukan sekedar tua, tapi tempat menimba ilmu para pendiri NU. Jadi bisa dibilang titik awal NU berasal dari Pondok Canga’an,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu, Rabu (22/7/2026).

Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur tersebut juga mengapresiasi para Dzurriyah Pondok Pesantren Canga’an karena punya komitmen kuat mempertahan Pesantren Canga’an. Baik dari segi orisinalitas bangunan mau pun eksistensi mendidik para santri.

Menurut Lia, tidak mudah mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren tua dari derasnya arus modern. Terlebih pondok ini berada di tengah jantung kota Bangil.

“Saya mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Canga’an yang tetap konsisten mempertahankan pesantren tersebut. Merawat Pesantren Canga’an sama dengan merawat sejarah NU. Sebab benang merah NU berasal dari sini,” terang Lia dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Putri KH. Masykur Hasyim ini mengaku Pesantren Canga’an ini juga punya sejarah pribadi bagi dirinya. Sebab almarhum ayahnya adalah alumni santri di pondok tersebut. Hatinya pun bergetar saat memasuki Jerambah KH. Hasyim Asy’ari. Sebab di aula itu tempat ayahnya mengaji.

BACA JUGA  Hadiri HUT PGLII ke-55, Wagub Emil Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Sosial Era Digital

Lia menambahkan, bahkan dirinya bisa merasakan getaran kuat saat melihat salah satu kamar yang ada di Jerambah KH. Hasyim Asy’ari. Batinnya mengatakan di kamar nomor dua sebelah kiri itu adalah tempat tidur ayahnya saat menjadi santri.

“Masyaallah, Pesantren Canga’an ini bukan saja bersejarah bagi Nahdlatul Ulama, tapi juga bagi saya. Di sini lah ayah saya pernah menimba ilmu, sebelum melanjutkan belajar ke Pesantren Tambakberas Jombang yang menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Dana Umat, PDUF MUI Jawa Timur Sambangi Tiga Ponpes di Tambakberas
Penuhi Gizi Anak, Senator Lia Istifhama Apresiasi Terobosan Pertanian dan Perikanan Bangkalan
DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Bupati Bangkalan Perkuat Rantai Pasok Pangan dari Hulu ke Hilir
Butuh Kebijakan Khusus, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Status Sumenep Jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan
Lia Istifhama Apresiasi Langkah Bupati Pamekasan Hadapi Tantangan Anggaran dan Infrastruktur Desa
Tak Hanya Dekat Generasi Z, Senator Jatim Ning Lia Juga Akrab dengan Gen Alpha
Hadiri HUT PGLII ke-55, Wagub Emil Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Sosial Era Digital
Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh, Asah Kemampuan Tim Urban SAR
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:23 WIB

Perkuat Dana Umat, PDUF MUI Jawa Timur Sambangi Tiga Ponpes di Tambakberas

Senin, 27 Juli 2026 - 23:49 WIB

DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Bupati Bangkalan Perkuat Rantai Pasok Pangan dari Hulu ke Hilir

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:00 WIB

Butuh Kebijakan Khusus, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Status Sumenep Jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:25 WIB

Lia Istifhama Apresiasi Langkah Bupati Pamekasan Hadapi Tantangan Anggaran dan Infrastruktur Desa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:32 WIB

Tak Hanya Dekat Generasi Z, Senator Jatim Ning Lia Juga Akrab dengan Gen Alpha

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp