Kiprah Lia Istifhama di Senayan Disorot, Alumni PMII Sebut Sosoknya Paling Konsisten

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat hadir dalam acara Pelantikan PKC PMII Jawa Timur di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat hadir dalam acara Pelantikan PKC PMII Jawa Timur di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Nama Lia Istifhama kembali jadi perbincangan di kalangan aktivis dan kader pergerakan. Anggota DPD RI asal Jawa Timur itu dinilai konsisten menjaga idealisme sejak aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hingga kini duduk di level nasional.

Perempuan bergelar doktor lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya itu dikenal vokal menyuarakan gagasan kritis di berbagai forum. Di sisi lain, Ning Lia—sapaan akrabnya—tetap aktif membersamai kader, termasuk hadir dalam kegiatan Sekolah Kader KOPRI PMII.

Putri almarhum KH Masykur Hasyim tersebut mengaku idealismenya banyak ditempa saat aktif di PMII semasa kuliah.

“Saya memiliki jiwa PMII secara kuat karena tempaan dinamika super unik dalam PMII SS, alias PMII Surabaya Selatan. Simbol PMII yang sangat fenomenal, bahkan paling melegenda hingga saat ini. PMII SS identik dengan IAIN Sunan Ampel Surabaya waktu itu,” ujar Lia dalam forum Sekolah Kader KOPRI (SKK) KOPRI PMII, dikutip dari laman Lensajatim, Minggu (22/2/2026).

Menurut Lia, atmosfer PMII Surabaya Selatan kala itu diisi mahasiswa dengan kemampuan retorika, kepercayaan diri, serta pola komunikasi yang kuat.

“Maka dari itu, salam pergerakan PMII harus dijiwai sebagai stimulus membentuk pribadi progresif,” tambahnya.

Lia dikenal sebagai alumni PMII yang kerap hadir dalam forum-forum kader, termasuk kegiatan KOPRI. Ia disebut tetap aktif mengisi seminar dan diskusi bahkan sebelum menjabat sebagai anggota DPD RI.

Salah satu alumni PMII IAIN Sunan Ampel asal Lumajang, M Arif, menilai Lia sebagai figur yang konsisten membersamai kader.

“Kalau melihat intensitasnya, memang Ning Lia bisa dikatakan paling aktif mengisi forum adik-adik PMII, termasuk KOPRI. Keaktifannya bukan baru sekarang, sebelum menjadi anggota DPD RI pun sudah sering hadir,” ujar Arif.

BACA JUGA  Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Hal senada disampaikan Junaidi, alumni PMII asal Madura. Ia menyebut Lia sudah dikenal luas di kalangan aktivis sejak masih menjadi mahasiswa.

“Pada zaman ia masih kuliah, siapa yang tidak kenal dia? Se-Jawa Timur kenal dia. Kalau aktivis PMII tidak kenal Ning Lia, kurang ngopi,” ujarnya berseloroh.

Sementara itu, kader PMII asal Surabaya, Muzammil, menilai kehadiran Lia di level nasional memberi energi baru bagi kader dan alumni.

“Beliau tidak hanya datang saat acara seremonial. Ning Lia sering berdialog langsung, memberi masukan, bahkan membantu mencarikan solusi ketika kader menghadapi kendala,” katanya.

Menurutnya, Lia menjadi contoh kader PMII yang mampu menembus level nasional tanpa meninggalkan identitas pergerakan.

“Beliau tetap sederhana dan terbuka. Itu yang membuat kader merasa dekat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp