Jubir Fraksi Demokrat-NasDem Soroti SILPA Rp680,65 Miliar, Sebut Banyak Program di Sidoarjo Belum Terealisasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi Demokrat - NasDem DPRD Sidoarjo, Muh. Zakaria Dimas Pratama, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

Juru Bicara Fraksi Demokrat - NasDem DPRD Sidoarjo, Muh. Zakaria Dimas Pratama, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Sidoarjo – Fraksi Partai Demokrat – NasDem DPRD Kabupaten Sidoarjo menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp680,65 miliar. Besarnya, anggaran yang tidak terserap itu dinilai menjadi indikator belum optimalnya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengubah kemampuan fiskal menjadi pelayanan publik dan pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Sorotan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Sidoarjo, Muh. Zakaria Dimas Pratama, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (1/7/2026).

“Setiap rupiah yang gagal dibelanjakan berarti masih ada jalan yang belum diperbaiki, saluran yang belum dibangun, sekolah yang belum ditingkatkan kualitasnya, serta pelayanan kesehatan yang belum diperluas,” ujar Dimas.

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, Fraksi Demokrat-NasDem tetap mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang berhasil merealisasikan pendapatan daerah sebesar Rp5,526 triliun atau 101,35 persen dari target. Selain itu, Pemkab Sidoarjo kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun, menurut Dimas, raihan opini WTP tidak boleh dimaknai sebagai bukti tata kelola pemerintahan telah berjalan tanpa persoalan.

Ia mengingatkan masih terdapat sejumlah temuan BPK, di antaranya kekurangan volume pekerjaan konstruksi, ketidaksesuaian spesifikasi teknis, hingga belum optimalnya penerapan denda keterlambatan pada sejumlah proyek.

“Opini WTP bukan berarti seluruh tata kelola pemerintahan sudah sempurna. Masih ada berbagai catatan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain itu, Fraksi Demokrat-NasDem juga meminta pemerintah meningkatkan kualitas belanja daerah. Pasalnya, realisasi belanja modal baru mencapai 75,40 persen sehingga dinilai belum maksimal mendorong pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Tak hanya itu, Dimas juga menyoroti tingginya piutang daerah yang terdiri atas piutang pajak sebesar Rp548,44 miliar dan piutang retribusi Rp95,42 miliar.

“Untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, pemerintah didorong mempercepat digitalisasi sistem perpajakan, memperbarui basis data wajib pajak, serta memperkuat pengawasan agar efektivitas penerimaan daerah semakin meningkat,” jelasnya.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo itu menegaskan, ukuran keberhasilan APBD tidak lagi hanya dilihat dari besarnya serapan anggaran, tetapi sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Rakyat tidak bisa hidup dari angka-angka APBD. Rakyat hanya bisa merasakan manfaat dari kebijakan yang benar-benar bekerja. Setiap rupiah APBD harus mampu mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mengatasi persoalan banjir yang selama ini dihadapi masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp