Jajuk Rendra Kresna Sambut Positif Wacana Reses 6 Kali Setahun, Sebut Kebutuhan Warga Makin Kompleks

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jatim, Jajuk Rendra Kresna. (Foto: Istimewa)

Anggota DPRD Jatim, Jajuk Rendra Kresna. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Wacana penambahan masa reses anggota DPRD Jawa Timur dari yang selama ini tiga kali menjadi enam kali dalam setahun mendapat dukungan dari anggota DPRD Jatim, Jajuk Rendra Kresna.

Politikus Partai NasDem tersebut menilai penambahan jadwal reses akan memberikan ruang yang lebih luas bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, terutama di daerah pemilihan (dapil) yang memiliki cakupan wilayah luas dan jumlah penduduk besar seperti Malang Raya.

Menurut Jajuk, meningkatnya jumlah penduduk serta kompleksitas persoalan masyarakat menuntut anggota legislatif lebih sering turun ke lapangan. Dengan begitu, berbagai kebutuhan dan keluhan warga dapat diketahui secara lebih rinci dan cepat ditindaklanjuti.

“Dengan mendapatkan kesempatan yang lebih besar dan waktu yang lebih banyak, kami sebagai anggota DPRD yang mewakili masyarakat tentu bisa lebih optimal dalam menyuarakan aspirasi warga. Karena itu saya mendukung wacana penambahan reses tersebut,” ujarnya, kamis (18/6/2026).

Anggota Komisi B DPRD Jatim itu menjelaskan, selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, dirinya kerap menerima berbagai keluhan masyarakat di wilayah Malang Raya. Persoalan yang paling banyak disampaikan antara lain terkait kondisi infrastruktur jalan, pembangunan dan perbaikan sarana umum, hingga masalah pertanian.

Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan fasilitas publik seperti masjid, gedung pertemuan, serta rehabilitasi gedung sekolah yang dinilai masih memerlukan perhatian pemerintah.

“Keluhan masyarakat cukup beragam. Mulai dari perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, persoalan pupuk, irigasi, hingga tingginya angka pengangguran terbuka yang masih menjadi perhatian warga,” katanya.

Jajuk berharap frekuensi reses yang lebih banyak dapat memperluas jangkauan komunikasi antara anggota dewan dan konstituen. Dengan demikian, aspirasi yang selama ini belum tersentuh dapat lebih mudah teridentifikasi dan difasilitasi kepada pemerintah daerah.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Menurutnya, hasil serapan aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan maupun penganggaran di tingkat provinsi.

“Setidaknya aspirasi masyarakat Malang Raya dapat kami tampung dan kami perjuangkan agar mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp