GP Ansor Jatim Desak Reformasi PBB, Musaffa: Gaza Bukti Kegagalan Moral Dunia

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril. (Pribadi)

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril. (Pribadi)

Surabaya – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza. Menurutnya, tragedi tersebut telah menjadi ujian terbesar bagi moralitas dunia dan efektivitas lembaga internasional dalam menjalankan mandat menjaga perdamaian serta melindungi kemanusiaan.

“Gaza menjadi cermin kegagalan moral dunia. Ketika ribuan warga sipil kehilangan nyawa, keluarga tercerai-berai, dan kehidupan dihancurkan oleh konflik berkepanjangan, komunitas internasional tidak boleh berlindung di balik kepentingan politik dan kalkulasi geopolitik,” ujar Musaffa.

Ia menegaskan bahwa kemanusiaan harus ditempatkan di atas kepentingan negara maupun kepentingan politik global. Setiap warga sipil yang menjadi korban konflik adalah tragedi yang harus dipertanggungjawabkan oleh dunia internasional.

“Dunia tidak boleh kehilangan nurani. Tidak boleh ada standar ganda dalam membela kemanusiaan. Ketika hukum internasional hanya berlaku bagi sebagian pihak dan tidak mampu melindungi korban yang tidak berdaya, maka legitimasi sistem global sedang dipertaruhkan,” tegasnya.

Menurut Musaffa, tragedi Gaza juga menjadi momentum untuk mengevaluasi secara mendasar peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Lembaga yang dibentuk dengan cita-cita menjaga perdamaian dunia harus menunjukkan keberanian moral dan tidak boleh terjebak dalam kepentingan politik negara-negara besar.

“Hapus hak veto, wujudkan persamaan kedaulatan negara. PBB harus kembali kepada tujuan awalnya: menjadi penjaga perdamaian dan pelindung kemanusiaan, bukan menjadi ruang kompromi politik yang membuat penderitaan manusia terus berlangsung,” katanya.

Ia menyatakan bahwa apabila PBB tidak mampu menjalankan fungsi utamanya, dunia berhak menuntut perubahan besar terhadap sistem tersebut.

“Jika PBB tidak lagi jelas menjalankan fungsinya dalam menjaga perdamaian dan menegakkan keadilan, maka masyarakat dunia berhak mempertanyakan kembali keberadaannya. Sebuah lembaga internasional harus memiliki keberanian untuk membela kemanusiaan. Jika tidak, maka reformasi total, bahkan pembentukan tata kelola dunia yang baru, harus menjadi pilihan yang terbuka,” ujar Musaffa.

BACA JUGA  Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh, Asah Kemampuan Tim Urban SAR

Ia menambahkan bahwa sejarah akan mencatat bagaimana dunia merespons tragedi Gaza.

“Sejarah tidak hanya mencatat siapa yang melakukan kekerasan, tetapi juga mencatat siapa yang memilih diam ketika kemanusiaan sedang diuji. Kemanusiaan harus berada di atas segala kepentingan negara,” pungkasnya.

PW GP Ansor Jawa Timur menyerukan agar komunitas internasional mengambil langkah nyata untuk menghentikan penderitaan warga sipil, memastikan bantuan kemanusiaan berjalan tanpa hambatan, serta membangun sistem global yang lebih adil, demokratis, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Dana Umat, PDUF MUI Jawa Timur Sambangi Tiga Ponpes di Tambakberas
Penuhi Gizi Anak, Senator Lia Istifhama Apresiasi Terobosan Pertanian dan Perikanan Bangkalan
DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Bupati Bangkalan Perkuat Rantai Pasok Pangan dari Hulu ke Hilir
Butuh Kebijakan Khusus, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Status Sumenep Jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan
Lia Istifhama Apresiasi Langkah Bupati Pamekasan Hadapi Tantangan Anggaran dan Infrastruktur Desa
Tak Hanya Dekat Generasi Z, Senator Jatim Ning Lia Juga Akrab dengan Gen Alpha
Hadiri HUT PGLII ke-55, Wagub Emil Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Sosial Era Digital
Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh, Asah Kemampuan Tim Urban SAR
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:23 WIB

Perkuat Dana Umat, PDUF MUI Jawa Timur Sambangi Tiga Ponpes di Tambakberas

Senin, 27 Juli 2026 - 23:49 WIB

DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Bupati Bangkalan Perkuat Rantai Pasok Pangan dari Hulu ke Hilir

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:00 WIB

Butuh Kebijakan Khusus, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Status Sumenep Jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:25 WIB

Lia Istifhama Apresiasi Langkah Bupati Pamekasan Hadapi Tantangan Anggaran dan Infrastruktur Desa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:32 WIB

Tak Hanya Dekat Generasi Z, Senator Jatim Ning Lia Juga Akrab dengan Gen Alpha

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp