Gaji ke-13 Resmi Dicairkan, Ning Lia Sebut Khofifah Hadir untuk Kesejahteraan ASN

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Kabar baik bagi aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mulai mencairkan gaji ke-13 secara penuh kepada seluruh ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun PPPK paruh waktu.

Pencairan gaji ke-13 tersebut disambut antusias para ASN karena diberikan secara utuh tanpa pemotongan. Tambahan penghasilan ini dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terutama menjelang tahun ajaran baru dan kebutuhan pendidikan anak.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dinilai konsisten memperhatikan kesejahteraan ASN di lingkungan Pemprov Jatim.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengatakan pencairan gaji ke-13 secara penuh merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak aparatur negara.

“Ini merupakan kebijakan yang sangat positif. ASN menerima haknya secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku. Tentu hal ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pegawai yang selama ini mengabdi melayani masyarakat,” kata Ning Lia, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, proses administrasi pencairan gaji ke-13 telah berjalan di berbagai daerah di Jawa Timur. ASN menerima nominal sesuai hak yang telah ditetapkan tanpa adanya pengurangan. Tidak hanya PNS dan PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang di Jawa Timur juga mendapatkan manfaat dari kebijakan tersebut.

Selain menerima gaji bulanan, PPPK paruh waktu memperoleh gaji ke-13 yang besarannya dihitung berdasarkan masa kerja dan jenjang pendidikan. Mereka juga menerima tambahan komponen tunjangan dengan nominal yang sama bagi seluruh PPPK paruh waktu.

Kombinasi kedua komponen tersebut membuat sebagian besar PPPK paruh waktu menerima tambahan penghasilan yang cukup signifikan pada bulan ini. Ning Lia menilai pencairan gaji ke-13 tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ASN, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Dengan diterimanya gaji bulanan dan gaji ke-13 secara bersamaan, para ASN memiliki kemampuan lebih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan anak, hingga kebutuhan sosial lainnya.

Bahkan, bagi PPPK paruh waktu, total pendapatan yang diterima pada bulan ini mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Alhamdulillah, kebijakan ini memberikan manfaat langsung kepada para pegawai. Mereka bisa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan lebih optimal,” ujarnya.

Pencairan gaji ke-13 secara penuh ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemprov Jawa Timur dalam menjaga kesejahteraan aparatur yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Selain mendukung peningkatan kesejahteraan ASN, kebijakan tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak pegawai secara tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan dimulainya pencairan gaji ke-13 di berbagai daerah, ribuan ASN di Jawa Timur diharapkan dapat menyambut pertengahan tahun dengan lebih optimistis serta memiliki daya dukung ekonomi yang lebih baik.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp