Surabaya Gaspol Perbaiki Jalan Rusak, Rp40 Miliar Digelontorkan untuk Pemeliharaan

- Pewarta

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas (Satgas) perbaikan jalan. Setiap hari, tim tersebut mampu menghabiskan hingga 60 ton hotmix untuk menambal kerusakan di berbagai titik.

Selain patroli rutin, Pemkot Surabaya juga membuka berbagai kanal pengaduan agar laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan percepatan perbaikan jalan menjadi prioritas utama. Di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) telah dibentuk Satgas khusus, seperti halnya Satgas drainase.

“Di DSDABM juga ada Satgas khusus untuk perbaikan jalan, sama seperti Satgas Drainase. Jadi setiap ada laporan atau temuan di lapangan, tim bisa langsung bergerak tanpa harus menunggu lama,” ujar Syamsul dikutip dari Diskominfo Jatim, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, sembilan tim tersebut dibagi dalam lima rayon dan setiap hari berkeliling memantau kondisi jalan di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

“Kalau ada jalan berlubang dilaporkan, langsung kami tindak lanjuti. Ini untuk percepatan supaya masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya,” tegasnya.

Syamsul menambahkan, Satgas tidak hanya menunggu laporan resmi, tetapi juga memantau informasi yang berkembang di masyarakat.

Dari sisi anggaran, ia memastikan pemeliharaan rutin jalan tahun ini dalam kondisi aman. Pemkot Surabaya mengalokasikan sekitar Rp 40 miliar untuk pemeliharaan rutin, jumlah yang relatif sama dengan tahun sebelumnya.

“Sekitar Rp 40 miliar, hampir sama dengan tahun kemarin. Jadi di samping pembangunan, kami juga ada pemeliharaan rutin,” ungkap mantan Kepala DSDABM Surabaya itu.

Senada, Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah, memastikan respons perbaikan dilakukan secepat mungkin tanpa menunggu 1×24 jam.

BACA JUGA  Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi

“Begitu ada laporan atau temuan, tim segera kami arahkan ke lokasi agar kerusakan tidak semakin melebar dan membahayakan pengguna jalan,” kata Hidayat.

Ia menyebut jumlah tim kini diperkuat dengan pembentukan Unit Reaksi Cepat (URC) serta tambahan tim malam hari, khususnya selama Ramadan.

“Awalnya lima tim, kami tingkatkan jadi delapan, ditambah satu tim URC jadi sembilan. Untuk malam hari ada tiga tim, apalagi saat Ramadan aktivitas malam meningkat, jadi kami fokus di situ agar pelayanan tetap maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya, Dedy Purwito, mengatakan setiap tim dilengkapi armada dan peralatan lengkap.

“Dalam sehari kita bisa menghabiskan 50 sampai 60 ton hotmix. Setiap tim memiliki truk untuk mengangkut material agar distribusi ke titik perbaikan lebih cepat,” ujar Dedy.

Selain truk, tiap tim juga dibekali kendaraan pickup serta alat pemadatan seperti stamper dan roller.

“Masing-masing tim bisa membawa delapan sampai sembilan ton hotmix. Totalnya kurang lebih 60 ton per hari, tergantung tingkat kerusakan,” jelasnya.

Pemkot Surabaya pun mengajak masyarakat aktif melaporkan jalan rusak atau berlubang melalui aplikasi WargaKu maupun layanan darurat 112 agar penanganan bisa segera dilakukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru