Malang – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi backbone bagi ketahanan ekonomi nasional. Terlebih di Malang yang dikenal sebagai kawasan aglomerasi wisata, budaya, dan pendidikan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas, dalam acara Ngabuburit dan Ikhtiar Ramadan Menuju Ekonomi Mandiri UMKM Go Digital yang digelar ISMI Malang di Pendopo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2026).
Menurut Puguh, tingginya pergerakan manusia di Malang menjadi peluang bagi pertumbuhan UMKM.
“Kondisi ini menjadi peluang tersendiri bagi tumbuh kembangnya para pelaku UMKM yang ada,” ujar Puguh, dikutip dari akun Instagram pribadinya @puguharema, Senin (2/3/2026).
Ia menilai tantangan terbesar saat ini adalah kemampuan pelaku UMKM dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang kian pesat.
“Ruang belajar pasar terbuka lebar, namun memang butuh kemampuan dan kompetensi untuk bisa memanfaatkannya,” jelas Puguh.
Puguh menambahkan, kehadiran ISMI Malang diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjawab tantangan tersebut, sekaligus memaksimalkan potensi yang ada.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Ruwiyanto, Pak Budi, dan Pak Haji Mulyani yang turut hadir membersamai. Semoga keberadaan ISMI Malang Raya menjadi bagian dari solusi ini. Aamiin,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok











