Gubernur Khofifah Resmikan SPAM Mojolagres, Kapasitas Air Kini Tembus 300 Liter per Detik

- Pewarta

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani prasasti Instalasi Pengolahan Air Kapasitas 100 liter/detik Sistem Penyediaan Air Minum Regional Mojolagres di PT. Air Bersih Unit SPAM Mojolagres, Mojokerto. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani prasasti Instalasi Pengolahan Air Kapasitas 100 liter/detik Sistem Penyediaan Air Minum Regional Mojolagres di PT. Air Bersih Unit SPAM Mojolagres, Mojokerto. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Mojokerto – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kapasitas 100 liter/detik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres di PT. Air Bersih Unit SPAM Mojolagres Losari Barat Sidoharjo Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/2/2026).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pembangunan IPA tambahan berkapasitas 100 liter per detik pada tahun 2025 merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan yang dilayani SPAM Mojolagres. Dengan tambahan tersebut, kapasitas produksi air meningkat dari 200 liter per detik menjadi 300 liter per detik.

“Kita merasa bahwa kebutuhan masyarakat yang bisa dilalui oleh SPAM Mojolagres ini khususnya cukup tinggi. Oleh karena itu tahun 2025 kemarin diinisiasilah untuk menambah kapasitas dengan tambahan 100 liter per detik, dari eksisting 200, berarti bisa 300 liter per detik,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, pembangunan SPAM Regional Mojolagres telah melalui tahapan panjang dan kolaboratif sejak 2012. Pada tahap awal, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum membangun intake, IPA berkapasitas 50 liter per detik, serta pipa jaringan transmisi, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun pipa jaringan distribusi utama.

Tahap berikutnya dilanjutkan dengan pembangunan IPA berkapasitas 150 liter per detik oleh Pemerintah Pusat, serta pembangunan jaringan distribusi oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Kemudian terus diperbarui hingga kapasitas 300 liter per detik. Sinergi lintas level pemerintahan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“SPAM untuk regional Mojolagres ini, dari yang dilalui ini ada Mojokerto, ada Lamongan, ada Gresik. Kalau sekarang bisa memberikan layanan ke kira-kira setara 100 ribu jiwa penduduk. Kita merasa bahwa kebutuhan masyarakat yang bisa dilalui oleh SPAM Mojolagres ini khususnya cukup tinggi,” terang Khofifah.

BACA JUGA  Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional

Khofifah menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Akses terhadap air yang aman dan bebas kontaminasi berkontribusi langsung terhadap pencegahan penyakit, mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Harapan kita bahwa PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) itu akan makin tersupport. Karena pada dasarnya kehidupan yang sehat ini bisa menjadi pondasi untuk bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Khofifah juga berpesan agar seluruh pihak, termasuk masyarakat, turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Pengelolaan instalasi dilakukan oleh PT Air Bersih, sementara pendistribusian air ke pelanggan dilakukan oleh PDAM setempat, termasuk PDAM Mojokerto dan PDAM Lamongan serta PDAM Gresik.

“Jadi saya mohon kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas air bersih yang kita miliki ini. Ini dari PT AB nanti, PT AB akan mengelola tapi kemudian pendistribusiannya oleh PDAM Mojokerto, PDAM Lamongan dan PDAM Gresik,” harapnya.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan SPAM Regional Mojolagres, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMD, maupun unsur masyarakat. Menurutnya, semangat kolaborasi dan solidaritas menjadi kekuatan utama Jawa Timur dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan SPAM Regional Mojolagres,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan 400 drum aspal melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemeliharaan jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, banyak daerah menghadapi keterbatasan anggaran dalam melakukan perbaikan jalan, sementara kebutuhan pemeliharaan cukup besar. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan dukungan material aspal, sedangkan pelaksanaan pekerjaan dan pembiayaan tenaga kerja dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota.

BACA JUGA  Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global

“Daerah-daerah juga ingin memperbaiki jalannya, tapi dari yang mengalami kerusakan itu tidak nutut APBD-nya. Begitu juga Pemprov, maka kita support aspal. Nah, proses pengerjaannya, biaya tukang, itu oleh kabupaten/kota. Ini sudah lebih separuh kabupaten/kota yang kita support dengan aspal dari Pemprov,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penguatan infrastruktur penyediaan air bersih di wilayahnya. Ia menilai keberadaan SPAM Regional Mojolagres sangat strategis dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di Kecamatan Gedeg, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong.

Menurutnya, ketersediaan air minum yang layak akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesehatan, produktivitas, serta pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Mojokerto, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan PDAM guna memastikan pelayanan air bersih dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara merata.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur Jawa Timur atas hubungan pembangunan infrastruktur ini kedepan IPA SPAM Mojolagres akan kami koordinasikan bersama PDAM agar pelayanan air bersih dapat optimal,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru