Antusiasme Tinggi di Pasar Murah Jemur Wonosari, Gubernur Khofifah: Daya Beli Harus Dijaga

- Reporter

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar Pasar Murah ke-25 di halaman  Masjid At-Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar Pasar Murah ke-25 di halaman Masjid At-Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mengintensifkan pelaksanaan Pasar Murah selama Bulan Suci Ramadan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Kali ini, Pasar Murah ke-25 digelar di halaman Masjid At-Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Senin (23/2/2026).

Sejak siang hari, ratusan warga, terutama ibu rumah tangga, memadati lokasi kegiatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional. Antrean tertib terlihat di berbagai stan komoditas, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Berbagai bahan pokok dijual di bawah harga pasar, diantaranya pasar beras premium dijual Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kg.

Kemudian dilanjutkan komoditi gula pasir Rp14.000 per kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.

Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan Pasar Murah di bulan Ramadan tahun ini akan terus digencarkan sebagai upaya intervensi Pemerintah dalam menjaga harga kebutuhan bahan pokok terlebih dibulan Ramadan seperti saat ini hingga nanti menjelang Idul Fitri.

“Setiap bulan puasa dan nanti menjelang Lebaran, permintaan logistik kebutuhan bahan pokok meningkat dan itu berpotensi memicu kenaikan harga,” kata Gubernur Khofifah.

“Maka pasar murah digelar supaya masyarakat tidak khawatir dan tidak terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. Tentu harapannya mereka bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lebih tenang dan lancar,” tambahnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menambahkan, pasar murah dinilai efektif membantu penguatan pemenuhan logistik bagi keluarga-keluarga disaat Ramadan. Untuk itu, ia memastikan kegiatan pasar murah ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan ramadan bahkan sepanjang tahun 2026.

BACA JUGA  Talenta Prestasi Murid Jatim 2026 Dimulai, Gubernur Khofifah Dorong Siswa Raih Prestasi Global

“Kami sudah agendakan supaya program strategis seperti Pasar Murah ini bisa terus eksis sebagai ikhtiar menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok. Kita berseiring dengan apa yang dilakukan Kab/ Kota jadi sifatnya melengkapi,” imbuhnya.

“Hari ini lokasi Pasar Murah ditempatkan sangat dekat dengan masjid dan mendekatkan penjangkauan di perkampungan warga. Saya selalu berpesan supaya lokasinya jauh dari pasar tradisional. Tentu harapannya ini bisa menyasar langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Diakhir, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lansia. Kemudian dirinya juga membagikan telur kepada Ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai ikhtiar pemenuhan gizi keluarga.

Tak ketinggalan, Gubernur Khofifah juga memborong berbagai jenis produk yang dijual mulai makanan hingga minuman sebagai bentuk support terhadap UMKM dan ekonomi lokal.

Sementara itu, salah satu warga Wonocolo, Asri, mengaku sangat senang karena Pasar Murah bisa hadir dilingkungan rumahnya. Terlebih berbagai komoditi bahan pokok dijual lebih murah dibandingkan pasar tradisional.

“Hari ini saya beli beras sama telur karena harganya murah dibanding beli dipasar. Bulan ramadan ini, keluarga saya banyak konsumsi olahan telur sebagai lauk apalagi saat sahur karena praktis, sehat dan bernutrisi,” kata Asri.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andrew Nababan Apresiasi Sikap Ketum Gekrafs, Perlindungan Pekerja Kreatif Harus Diperkuat
Moncer! Wisatawan Jatim Capai 5,31 Juta Saat Lebaran, Gubernur Khofifah: Destinasi Favorit
GP Ansor Jatim Panen Semangka Kuning di Tuban, Disiapkan untuk Kebutuhan MBG dan KDMP
Impor Kakao Tembus Rp18,7 Triliun, Lia Istifhama: Harus Jadi Evaluasi Serius
KAI Daop 8 Catat Lonjakan Mudik, 50.814 Penumpang Dilayani Sehari
Investasi Jatim Melejit di Tengah Geopolitik Global, Lia Istifhama: 347 Ribu Tenaga Kerja Terserap
Gubernur Khofifah Gandeng Wira Jatim Group Salurkan Zakat Produktif untuk Usaha Ultramikro di Bangkalan
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Jemur Wonosari, Warga Serbu Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:50 WIB

Andrew Nababan Apresiasi Sikap Ketum Gekrafs, Perlindungan Pekerja Kreatif Harus Diperkuat

Senin, 30 Maret 2026 - 09:52 WIB

Moncer! Wisatawan Jatim Capai 5,31 Juta Saat Lebaran, Gubernur Khofifah: Destinasi Favorit

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:56 WIB

GP Ansor Jatim Panen Semangka Kuning di Tuban, Disiapkan untuk Kebutuhan MBG dan KDMP

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:44 WIB

Impor Kakao Tembus Rp18,7 Triliun, Lia Istifhama: Harus Jadi Evaluasi Serius

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

KAI Daop 8 Catat Lonjakan Mudik, 50.814 Penumpang Dilayani Sehari

Berita Terbaru