Antisipasi Lonjakan dari Bali saat Hari Raya Nyepi, Dishub Jatim Minta Tambahan 3 Kapal di Pelabuhan Jangkar

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono di Gedung Grahadi Nasional Surabaya. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono di Gedung Grahadi Nasional Surabaya. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Nyono, membeberkan kesiapan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Menurutnya, koordinasi telah dilakukan bersama Kementerian Perhubungan RI untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, termasuk beririsan dengan hari raya nyepi.

“Ini kan kooordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI. Masa angkutan lebaran 2026, kita tetapkan tanggal 14 sampai 29 Maret 2026. Untuk kesiapan sudah kita mulai sejak 13 sampai 31 Maret,” ujarnya saat ditemui awak media didepan Grahadi Nasional Surabaya, Jumat (20/2/2026).

Nyono menjelaskan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 17-18 Maret 2026. Namun, momen tersebut berdekatan dengan hari raya nyepi yang jatuh pada tanggal 19 Maret 2926, sehingga pelabuhan Ketapang akan ditutup mulai 18 Maret 2026.

“Karena ada penutupan saat Nyepi, otomatis kita kelola kantong – kantong parkir di sekitar Banyuwangi dan Ketapang. Semua sudah kita petakan agar tidak ada masalah,” jelas dia.

Lebih lanjut, Nyono juga menyampaikan bahwa pengelolaan parkir ini menyesuaikan dengan kepemilikan lahan. Untuk lahan milik BUMDes, pengelolaan dilakukan masing-masing Desa. Sementara tari parkir mengikuti ketentuan dari Angkutan, Danau, Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) dan Pemerintah Daerah.

“Provinsi tidak punya kewenangan terkait parkir, Karana tidak punya wilayah administrasi darat disana,” katanya.

Secara Nasional, kata Nyono, mobilitas lebaran 2026 diprediksi mencapai 143 juta orang. Khusus Jawa Timur, pergerakan pengguna angkutan umum diperkirakan mencapai 7,7 juga orang atau naik sekitar 5,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Secara rinci yaitu kereta api sebanyak 2,92 juta penumpang, penumpang bus 2,67 juta, angkutan penyeberangan sekitar 1,23 juta penumpang, angkutan udara 756 ribu penumpang, dan kapal laut 150 ribu penumpang atau 1,94 persen,” imbuh Nyono.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

“Dishub Jatim juga menyiapkan beberapa armada. Yaitu, bus sebanyak 6.637 unit, 148 rangkaian kereta api, 300 penerbangan (2 pesawat tambahan), 55 kapal laut, dan 71 kapal penyeberangan,” tambahnya.

Melalui pantauan kamera AI di perbatasan, Nyono menuturkan kendaraan pribadi yang masuk wilayah aglomerasi Surabaya Raya melalui jalur arteri non tol diperkirakan mencapai 251 ribu kendaraan per hari selama masa angkutan lebaran (16 hari).

Sedangkan, kendaraan keluar – masuk Jawa Timur via jalur arteri tercatat sekitar 33.066 kendaraan per hari.

“Data tersebut dari kamera AI yang kita pasang di perbatasan Jawa Tengah dan Bali. Untuk tol nanti datanya dari Jasa Marga,” tuturnya.

Antisipasi lonjakan pemudik dari Bali saat Nyepi, Nyono meminta tambahan tiga kapal di Pelabuhan Labuhan Jangkar Situbondo.

“Minimal satu kapal kapasitasnya 250 orang. Kalau tiga kapal, bisa tambahan sekitar 750 orang per hari,” terangnya.

Lebih lanjut, Nyono juga mengungkapkan bahwa kami juga menyediakan program mudik gratis angkutan laut dimulai tanggal 8 Maret 2026 dengan enam kali perjalanan pulang – pergi (PP) dan total kapasitas 3.000 orang.

“Saat ini di Jangkar telah beroperasi dua kapal milik DLU dengan rute Sapudi – Raas serta satu kapal rute Kangean,” beber dia.

Bagi angkutan darat, Dishub Jatim juga menyiapkan beberapa armada yakni 25 bus AKAP, 100 bus AKDP, dan 75 bus dari stakeholder.

Total sebanyak 200 bus dengan kapasitas sekitar 8.000 orang selama 16 hari masa angkutan lebaran 2026. Ditambah angkutan laut 3.000 orang, total 11.000 orang akan difasilitasi mudik gratis.

“Ini bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga angka kecelakaan turun. Tahun-tahun lalu bisa turun 3-5 persen. Saat ini, tercatat rata-rata 13 orang meninggal dunia per hari kecelakaan sepeda motor di Jawa Timur,” ungkap dia.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Menurut Nyono, Dishub juga menyiapkan fasilitas angkut sepeda motor sebanyak 200 unit ke enam jurusan. Skemanya, pemudik naik bus dan motor diangkut truk.

“Potensi kecelakaan sepeda motor tinggi. Ini kepedulian Pemprov agar masyarakat tidak mudik naik sepeda motor,” tandasnya.

Pendaftaran mudik gratis dibuka online mulai tanggal 2-5 Maret 2026, sedangkan pendaftaran offline mulai tanggal 8 Maret 2026. Untuk angkutan laut, pendaftaran dilakukan melalui website resmi laman dishub, sebelum tanggal 8 Maret.

“Total 3.000 orang untuk laut selama enam hari PP. Ini semua untuk memastikan angkutan lebaran 2026 berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga
Tunggakan Jukir Tembus Rp900 Juta, Dishub Sidoarjo Ancam Pecat Petugas yang Membandel
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Berita Terbaru

WhatsApp