Dosen Akuntansi Unesa Dorong Mahasiswa Pascasarjana Manfaatkan AI untuk Menulis Artikel Ilmiah

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Akuntansi Unesa Dorong Mahasiswa Pascasarjana Manfaatkan AI untuk Menulis Artikel Ilmiah. (Dok. Istimewa)

Dosen Akuntansi Unesa Dorong Mahasiswa Pascasarjana Manfaatkan AI untuk Menulis Artikel Ilmiah. (Dok. Istimewa)

Taiwan – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat kemampuan mahasiswa pascasarjana National Taichung University of Science and Technology (NTCUST), Taiwan, dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk menyusun karya ilmiah berkualitas.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kebijakan Fakultas yang digelar Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unesa di NTCUST, Kamis (15/10/2026).

Program bertajuk Optimalisasi Penguatan AI dan Digital Tools dalam Penyusunan Academic Paper untuk Peningkatan Quality Education (SDG 4) itu dipimpin Ambar Kusumaningsih, S.E., Ak., CA., M.A. Tim juga melibatkan Made Dudy Satyawan, S.E., M.Si., Ak., dan Intan Kurnia Permatasari, S.E., Ak., M.A.

Ketua Tim PKM Unesa, Ambar Kusumaningsih mengatakan program tersebut dilatarbelakangi semakin luasnya penggunaan AI di lingkungan akademik. Menurutnya, teknologi itu kini banyak dimanfaatkan untuk menelusuri literatur, menyusun kerangka tulisan, hingga menyunting bahasa dalam penulisan artikel ilmiah.

“Pelatihan ini tidak mengajarkan peserta menyerahkan penulisan kepada AI. AI ditempatkan sebagai alat bantu, sementara gagasan, analisis, dan tanggung jawab ilmiah tetap berada pada penulis,” kata Ambar dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Ambar menjelaskan, kegiatan tersebut menyasar mahasiswa pascasarjana NTCUST yang mayoritas masih berada pada tahap awal dalam membangun karier sebagai penulis ilmiah. Berdasarkan hasil survei awal, lebih dari 70 persen peserta diketahui belum pernah menerbitkan artikel ilmiah.

“Pelatihan memadukan pemaparan konsep dan diskusi. Materinya mencakup pemanfaatan AI dan digital tools secara etis dalam penulisan artikel ilmiah. Peserta juga diajak melihat isu sosial, seperti kesetaraan dan inklusi, sebagai peluang topik penelitian,” jelasnya.

Ambar menyebut hasil evaluasi kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta. Skor rata-rata seluruh pernyataan dalam survei kepuasan mencapai sekitar 4,5 dari skala 5.

BACA JUGA  Gedung Hijau Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Segera Rampung, Progres Capai 98,4%

“Seluruh responden atau 100 persen menyatakan pelatihan tersebut meningkatkan pemahaman mereka mengenai tahapan penyusunan artikel ilmiah berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 88,9 persen peserta menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan penulisan akademik. Mereka juga mengaku lebih memahami cara mencari, memilih, dan menyintesis literatur secara sistematis.

“Dari sisi kepuasan keseluruhan, 88,9 persen peserta menyatakan puas atau sangat puas. Capaian ini melampaui target program yang ditetapkan sebesar 80 persen,” ungkap Ambar.

Tak hanya itu, sebanyak 77,8 persen peserta mengaku lebih percaya diri untuk menulis dan menerbitkan artikel ilmiah. Sedangkan 88,9 persen lainnya berencana menerapkan materi pelatihan dalam penyusunan artikel, tesis, maupun disertasi.

Dari sisi pelaksanaan, seluruh peserta menilai fasilitas kegiatan telah mendukung kelancaran acara. Sebanyak 88,9 persen responden juga menilai pemateri menyampaikan materi dengan jelas dan sesi berlangsung interaktif.

Adapun materi mengenai pengantar tesis, tinjauan pustaka, metodologi dan alat penelitian, termasuk metode statistik serta pemanfaatan AI, menjadi bagian yang dinilai paling bermanfaat oleh peserta.

Ambar berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan pendampingan yang lebih terarah. Salah satunya melalui panduan bertahap untuk mengubah tesis magister menjadi artikel jurnal, pembahasan proses publikasi ilmiah, serta penambahan contoh penggunaan AI dalam penelitian.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas.

Pemanfaatan AI dalam pendidikan dan penelitian juga perlu memperhatikan panduan UNESCO mengenai penggunaan AI generatif agar tidak mengabaikan aspek etika dan integritas akademik.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kapasitas mahasiswa pascasarjana dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdaya saing internasional semakin meningkat,” ujarnya.

BACA JUGA  Raih Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB, Wagub Emil Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Ke depan, Tim PKM Unesa berencana menindaklanjuti program tersebut melalui kegiatan pendampingan serta publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat di jurnal pengabdian masyarakat bereputasi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perjalanan Wabup Mimik Jadi Inspirasi 26 Siswa MTsN 4 Sidoarjo Menulis Buku
Raih Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB, Wagub Emil Tekankan Pembangunan Berkelanjutan
Gedung Hijau Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Segera Rampung, Progres Capai 98,4%
Gubernur Khofifah Suntikkan Semangat untuk Murid Jatim Hadapi TKA
438.126 Murid Jatim Hadapi TKA, Gubernur Khofifah Minta Tetap Tenang dan Yakin
Wakili Almarhumah Sang Kakak, Ning Lia Hadiri Wisuda DKV ITS dan Sampaikan Pesan Humanis
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unesa Latih Mahasiswa S2-S3 di Taiwan
Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Dosen Akuntansi Unesa Dorong Mahasiswa Pascasarjana Manfaatkan AI untuk Menulis Artikel Ilmiah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Perjalanan Wabup Mimik Jadi Inspirasi 26 Siswa MTsN 4 Sidoarjo Menulis Buku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Raih Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB, Wagub Emil Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Gedung Hijau Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Segera Rampung, Progres Capai 98,4%

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Gubernur Khofifah Suntikkan Semangat untuk Murid Jatim Hadapi TKA

Berita Terbaru

WhatsApp