Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, Senator Lia Istifhama Dukung Pemprov Jatim Evaluasi Pengelola SPPG

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Kamis, 3 September 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Anggota DPD RI Lia Istifhama mendukung langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengumpulkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar keamanan pangan dan pemenuhan gizi.

Menurutnya, langkah yang berada di bawah kendali Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Langkah Pemprov Jawa Timur untuk mengumpulkan seluruh pengelola SPPG ini sangat baik. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan program MBG berjalan dengan baik, terutama dari sisi keamanan pangan dan kualitas makanan,” ujarnya, Kamis (3/9/2026)

Senator Lia menilai persoalan keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG harus menjadi perhatian serius. Apalagi, kejadian serupa telah berulang di sejumlah daerah sehingga evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mencegah kasus kembali terjadi.

“Masalah keracunan makanan ini memang sudah seharusnya menjadi perhatian serius. Apalagi kejadian serupa sudah berulang. Jangan sampai persoalan yang sama terus terjadi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” katanya.

Senator Lia juga menyampaikan keprihatinan atas kasus keracunan MBG yang menimpa sejumlah penerima manfaat di Kabupaten Sidoarjo.

Sebagai bentuk kepedulian, Senator Lia menjenguk sejumlah korban pada Rabu malam (2/9/2026). Salah satunya para santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam yang masih menjalani perawatan intensif.

Para santri dari pesantren tersebut menjadi kelompok korban dengan jumlah terbanyak, yakni lebih dari 400 orang. Kondisi itu, kata Lia, menjadi pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG agar pengawasan terhadap penyediaan makanan diperketat.

“Keprihatinan saya sangat mendalam kepada seluruh korban, khususnya anak-anak dan para santri yang harus menjalani perawatan. Semoga semuanya segera diberikan kesembuhan,” tuturnya.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senator Lia berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah tidak sebatas penanganan kasus setelah kejadian. Menurut dia, evaluasi harus menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat sistem pengawasan SPPG.

Pengawasan tersebut mencakup seluruh rantai penyediaan makanan. Mulai dari pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga makanan diterima para penerima manfaat.

“Program MBG ini adalah program besar dan sangat baik karena menyangkut pemenuhan gizi masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai tujuan baik dari program ini justru terganggu karena persoalan keamanan pangan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Hari Jadi ke-81 Jatim, Puguh DPRD Jatim Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejahterakan Rakyat
Bambang Ashraf: Hari Jadi ke-81 Jatim Harus Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai

Berita Terbaru

WhatsApp