Di Balik Sebutan Senator Cantik, Ning Lia Bawa Pesan Pemberdayaan Perempuan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI/ MPR RI 2024-2029 Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI/ MPR RI 2024-2029 Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Julukan “Senator Cantik” yang melekat pada Senator DPD RI/MPR RI Lia Istifhama bukan sekadar merujuk pada penampilan. Bagi perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu, sebutan tersebut memiliki pesan yang lebih luas melalui tagline “CANTIK” yakni Cerdas, Inovatif, dan Kreatif.

Sebagai perempuan yang aktif di ruang publik, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., dinilai mampu memadukan kiprahnya sebagai senator dengan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

Tagline CANTIK menjadi salah satu pesan yang terus ditegaskan Ning Lia. Ia mendorong perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pelengkap dalam kehidupan sosial maupun politik, tetapi berani mengambil peran dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Salah satu pengurus Muslimat NU Cabang Bangil, Hj. Sulachah, menilai Ning Lia memiliki karakter yang dekat dengan masyarakat serta mampu membawa pesan pemberdayaan perempuan secara positif.

Menurut Sulachah, perempuan saat ini memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi di berbagai bidang, mulai sosial, pendidikan, ekonomi hingga politik.

“Menurut saya, CANTIK yang dibawa Ning Lia itu memiliki makna yang lebih luas. Perempuan tidak cukup hanya dilihat dari penampilan, tetapi bagaimana kecerdasannya, kreativitasnya, dan kemampuannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sulachah saat ditemui di sela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sulachah yang pernah menjadi guru agama dan Ketua TP PKK di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasuruan itu menilai nilai-nilai tersebut penting ditanamkan kepada generasi perempuan muda.

Ia berharap perempuan memiliki keberanian untuk tampil, menyampaikan gagasan, serta ikut mengambil bagian dalam pembangunan.

“Saya sepakat dengan Ning Lia, perempuan harus percaya diri dan berani berkontribusi. Ketika memiliki kecerdasan, inovasi, dan kreativitas, perempuan bisa menjadi penggerak di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” imbuhnya dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

BACA JUGA  Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Sulachah mengaku memilih Senator Lia Istifhama pada Pemilu Legislatif (Pileg) sebelumnya. Menurut dia, kiprah Ning Lia sebagai senator juga terlihat dari sejumlah isu yang disuarakan di tingkat nasional, terutama persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Isu pemberdayaan perempuan, pendidikan, perumahan rakyat, ekonomi hingga perlindungan masyarakat dari berbagai persoalan sosial menjadi bagian dari perhatian yang dibawa Lia ke tingkat nasional.

Sulachah berharap semangat yang dibawa Ning Lia dapat menjadi inspirasi bagi perempuan, khususnya kader dan anggota Muslimat NU, untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Yang terpenting adalah bagaimana perempuan bisa memberikan manfaat. Perempuan yang cerdas, inovatif, dan kreatif tentu akan lebih mudah menghadapi perubahan zaman dan mampu membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat,” katanya.

Pesan serupa disampaikan Darwis, salah satu tenaga ahli Ning Lia. Ia menjelaskan tagline CANTIK bukan sekadar identitas personal, tetapi bagian dari semangat perjuangan untuk mendorong perempuan Indonesia agar memiliki kapasitas dan daya saing.

“Tagline CANTIK itu bukan hanya bicara soal fisik, tapi lebih pada kualitas perempuan Indonesia yang harus cerdas, inovatif, dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman,” kata Darwis.

Menurutnya, konsep CANTIK kini tidak hanya diposisikan sebagai identitas Ning Lia secara personal. Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi gerakan perempuan di berbagai daerah, termasuk kalangan muda dan komunitas perempuan.

“Ning Lia bukan hanya tampil cantik secara visual, tapi juga membawa pesan bahwa perempuan bisa berdaya, memimpin, dan memberi solusi,” tegasnya.

Dengan demikian, julukan “Senator Cantik” yang melekat pada Lia Istifhama memiliki makna yang lebih luas. Kecantikan tidak berhenti pada aspek fisik, tetapi diwujudkan melalui kecerdasan dalam berpikir, inovasi dalam menghadapi perubahan, serta kreativitas dalam melahirkan solusi.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Semangat tersebut menjadi bagian dari kiprah Ning Lia sebagai senator asal Jawa Timur sekaligus figur perempuan yang mendorong semakin banyak perempuan Indonesia berani mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Ning Lia menyebut perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Semangat itu kemudian diterjemahkan melalui konsep CANTIK yang berarti Cerdas, Inovatif, dan Kreatif.

“Perempuan zaman sekarang harus memiliki daya saing. Kita ingin perempuan bukan hanya hadir sebagai simbol, tetapi benar-benar mampu memberikan gagasan dan solusi,” pungkas Ning Lia.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp