Peringatan Hari Radio Sedunia 2026, Khofifah Soroti Tantangan AI dalam Dunia Penyiaran

- Publisher

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Radio Sedunia 2026, Khofifah Soroti Tantangan AI dalam Dunia Penyiaran. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

Peringatan Hari Radio Sedunia 2026, Khofifah Soroti Tantangan AI dalam Dunia Penyiaran. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

DigitalJatim.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh insan radio untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan mengedepankan etika jurnalistik dan kepercayaan publik.

Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Radio Sedunia (World Radio Day) Tahun 2026 yang jatuh pada hari ini, Jumat (13/2/2026). Tahun ini, peringatan Hari Radio Sedunia mengusung tema “Radio and Artificial Intelligence: Innovations that Empower, Ethics that Inspire, Trust that Endures.”

Gubernur Khofifah mengatakan, di tengah disrupsi digital dan derasnya arus informasi, radio tetap menjadi ruang informasi yang dipercaya, terutama pada kondisi darurat, wilayah terpencil, serta komunitas masyarakat yang membutuhkan informasi cepat dan akurat.

“Radio bukan sekadar medium penyiaran, tetapi ruang dialog publik yang membangun kedekatan, menghadirkan edukasi, dan menjaga kohesi sosial masyarakat. Karena itu, keberadaan radio tetap relevan di era digital,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut Khofifah, kehadiran teknologi AI membuka peluang besar bagi dunia penyiaran radio, mulai dari pengolahan data pendengar, penguatan konten edukatif, personalisasi siaran, hingga distribusi informasi yang lebih cepat dan efektif. Namun demikian, ia menegaskan bahwa inovasi teknologi harus senantiasa diiringi tanggung jawab etis dan profesionalisme penyiaran.

“AI dapat memperkuat kreativitas dan efisiensi penyiaran, tetapi kepercayaan publik hanya bisa dibangun melalui integritas manusia di baliknya. Teknologi boleh berkembang, namun etika, akurasi, dan keberimbangan informasi harus tetap menjadi fondasi,” tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan bahwa di tengah maraknya konten otomatis dan informasi yang dihasilkan mesin, radio memiliki posisi strategis sebagai media yang menghadirkan suara manusia, empati, dan kedekatan sosial yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Menurut Khofifah, tantangan utama media saat ini bukan hanya soal kecepatan penyampaian informasi, tetapi bagaimana menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, radio diharapkan tetap menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang kredibel, mencerahkan, serta menenangkan di tengah derasnya arus informasi.

“Radio harus menjadi jangkar kepercayaan publik. Inovasi teknologi harus memperkuat kualitas siaran, bukan menggantikan nilai kemanusiaan dalam komunikasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada radio lokal dan radio komunitas di Jawa Timur yang selama ini berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, edukasi kebencanaan, literasi kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Ia berharap momentum Hari Radio Sedunia 2026 dapat menjadi refleksi bersama untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga penyiaran, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat, adaptif, dan berintegritas.

“Selamat Hari Radio Sedunia 2026. Semoga radio terus menjadi media yang memberdayakan, menginspirasi etika komunikasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam perjalanan pembangunan bangsa,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB