80 Desa Siap Gelar Pilkades 2026, AJS dan Warih DPRD Sidoarjo Perkuat Literasi Digital Lawan Hoaks

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS) menggandeng Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono menggelar dialog interaktif bersama kepala desa di ruang rapat komisi DPRD Sidoarjo. (Foto : Istimewa)

Aliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS) menggandeng Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono menggelar dialog interaktif bersama kepala desa di ruang rapat komisi DPRD Sidoarjo. (Foto : Istimewa)

DigitalJatim.com – Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, Aliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS) menggandeng Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono menggelar dialog interaktif bertema pencegahan disinformasi Pilkades. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Komisi DPRD Sidoarjo, Jumat (13/2/2026) pagi.

Dialog dihadiri unsur pemerintah daerah, kepala desa, hingga jurnalis dari berbagai media. Sebanyak 80 desa di Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan menggelar Pilkades pada 2026. Sementara itu, 79 kepala desa akan mengakhiri masa jabatan pada tahun yang sama.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah mulai mematangkan regulasi, tahapan, serta skema pengawasan agar pesta demokrasi tingkat desa itu berjalan aman dan kondusif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sidoarjo Probo Agus Sunarno menjelaskan, revisi Undang-Undang Desa melalui UU Nomor 3 Tahun 2024 kini mengatur secara khusus mekanisme calon tunggal dalam Pasal 34A.

“Sering terjadi saat penutupan pendaftaran, hanya ada satu calon yang mendaftar. Regulasi terbaru sudah mengatur skema tersebut,” ujarnya.

Ia memaparkan, tahapan pendaftaran dijadwalkan dimulai 9 Mei 2026, sedangkan pemungutan suara berlangsung 24 Mei 2026. Jika tahapan tidak berjalan sesuai jadwal, dikhawatirkan terjadi kekosongan jabatan yang berpotensi menghambat pembangunan desa.

Ketua AJS Nur Yahya menegaskan, Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat desa. Ia mengapresiasi dukungan Warih Andono dalam upaya pencegahan disinformasi.

“Media punya tanggung jawab menjaga ruang informasi tetap sehat, terutama menjelang Pilkades,” katanya.

Warih Andono menambahkan, media harus menjadi jembatan informasi yang positif dan profesional di masa krusial seperti ini.

“Media di AJS harus bisa berkolaborasi dengan pemerintah desa maupun kabupaten. Lakukan kontrol sosial yang positif dan sajikan informasi akurat. Kepala desa juga perlu terbuka agar informasi yang disampaikan inklusif dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Narasumber AJS, Siska Prestiwati Wibisono, memaparkan materi tentang hoaks dan dampak sosialnya. Menurut dia, hoaks kerap sengaja diproduksi untuk memicu konflik dan memperkeruh situasi politik desa.

“Media berperan sebagai penjaga gerbang informasi. Verifikasi fakta, edukasi literasi digital, dan penyajian berita akurat menjadi kunci melawan hoaks,” jelasnya.

Ia menekankan, jurnalis harus mengedepankan kode etik, mengutamakan akurasi dibanding kecepatan, serta mengajak masyarakat untuk saring sebelum sharing.

Siska menambahkan, penyebaran berita bohong dapat membuat masyarakat kehilangan akses terhadap informasi yang benar. Dampaknya, muncul salah pengambilan keputusan hingga meningkatnya rasa saling curiga antarwarga.

Sementara itu, Ketua DPC PKDI Sidoarjo Budiono meminta media mengawal tahapan Pilkades secara menyeluruh, termasuk menyajikan rekam jejak bakal calon kepala desa.

“Misalnya ada bakal calon yang pernah tersangkut kasus hukum. Jika ancaman hukumannya di bawah lima tahun sesuai ketentuan, masih diperbolehkan mencalonkan diri. Informasi seperti ini penting diketahui masyarakat,” ujarnya.

Melalui dialog ini, AJS bersama DPRD Sidoarjo berharap Pilkades 2026 berlangsung kondusif dengan dukungan informasi yang jernih, terverifikasi, dan bebas hoaks. Media diharapkan menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru