Surabaya – DPD LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Sidoarjo berencana meluncurkan Warkop LIRA sebagai ruang berkumpul masyarakat untuk berdiskusi, menyerap aspirasi, hingga merumuskan berbagai gagasan. Mengusung tagline “Kopi Rakyat, Tempat Bersaudara”, peluncuran warkop tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Bupati LIRA Kabupaten Sidoarjo, Winarno mengatakan keberadaan Warkop LIRA diharapkan menjadi rumah bersama bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi atas berbagai persoalan.
“Kami mendapat fasilitasi untuk membuka Warkop LIRA. Tujuannya sebagai tempat ngopi, berdiskusi, mencari solusi, sekaligus melaksanakan berbagai aksi positif. Harapannya, teman-teman memiliki home base untuk berkumpul dengan konsep kopi rakyat dan harga yang terjangkau,” ujar Winarno saat ditemui Pemimpin Redaksi Digital Jatim di lokasi, Selasa (28/7/2026).
Menurut Winarno, Warkop LIRA tidak dikhususkan bagi anggotanya. Seluruh lapisan masyarakat dipersilakan datang dan menikmati suasana kebersamaan yang dibangun.
“Warkop LIRA nantinya terbuka untuk umum, bukan hanya untuk anggota. Siapa pun boleh datang dan ngopi di sini,” katanya.
Ia menjelaskan, pembukaan Warkop LIRA direncanakan berlangsung pada bulan ini. Namun, tanggal pelaksanaannya masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan kemudian.
“Yang jelas persiapannya sudah berjalan. Nanti tanggal resminya akan kami informasikan. Kami memilih konsep Warkop LIRA karena ingin menghadirkan kesan sebagai warung kopi rakyat. Kalau menggunakan konsep kafe, kesannya lebih menyasar kalangan menengah ke atas,” jelasn Winarno.
Lebih lanjut, Winarno mengungkapkan Warkop LIRA akan menyediakan beragam pilihan menu, mulai dari harga yang terjangkau hingga menu premium. Menurutnya, filosofi utama Warkop LIRA adalah membangun persaudaraan tanpa memandang latar belakang.
“Kami akan menyediakan pilihan menu mulai dari harga murah hingga premium. Tagline kami, ‘Kopi Rakyat, Tempat Bersaudara’, memiliki makna bahwa warkop ini menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Siapa pun yang datang adalah saudara, bukan lawan,” ungkapnya.
Winarno berharap Warkop LIRA dapat menjadi wadah bertemunya berbagai gagasan yang berdampak positif bagi masyarakat maupun organisasi. Selain itu, keberadaan warkop tersebut juga diharapkan mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pelaku UMKM.
“Saya berharap tempat ini menjadi ruang berkumpul, bertukar pikiran, dan melahirkan ide-ide kreatif untuk mewujudkan kesejahteraan pribadi maupun organisasi. Kami juga ingin mendukung program pemerintah dalam penguatan UMKM. Ke depan akan ada berbagai kegiatan seperti bazar UMKM, jalan sehat, dan program lainnya yang telah kami siapkan sebagai bentuk implementasi dukungan terhadap ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : -
