Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu

- Publisher

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

nggota DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati. (dok. Istimewa)

nggota DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati. (dok. Istimewa)

Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati  mengajak masyarakat mengambil peran lebih besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya menggunakan hak pilih saat pemilu, tetapi juga harus aktif mengawal jalannya pemerintahan dan menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.

Ajakan itu disampaikan Lilik saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Demokrasi Berkualitas bertema “Demokrasi Berkualitas Dimulai dari Masyarakat: Peran KPU dan Partisipasi Publik” yang dihadiri tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta berbagai elemen masyarakat di Surabaya.

“Demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang peduli, kritis, dan berintegritas. Masyarakat bukan hanya pemilih, tetapi juga penjaga arah perjalanan bangsa,” ujarnya.

Lilik menegaskan, demokrasi tidak berhenti setelah proses pemungutan suara selesai. Masyarakat memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal kebijakan pemerintah, memberikan masukan, sekaligus menjaga persatuan meski memiliki pilihan politik yang berbeda.

Menurutnya, kualitas demokrasi akan menentukan kualitas pemimpin yang terpilih, arah kebijakan publik, hingga pembangunan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, kapasitas, dan integritas, bukan karena pengaruh sesaat.

“Harapan kami, masyarakat semakin memahami pentingnya memilih berdasarkan gagasan, kapasitas, dan integritas. Ketika masyarakat semakin cerdas dalam menentukan pilihan, peluang lahirnya pemimpin yang amanah dan berpihak kepada rakyat juga semakin besar,” tegasnya.

Lilik juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi demokrasi saat ini, mulai dari praktik politik uang, penyebaran hoaks dan disinformasi, polarisasi politik, hingga rendahnya partisipasi publik. Menurutnya, persoalan tersebut harus diatasi melalui penguatan literasi politik dan pendidikan demokrasi yang menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Ia menambahkan, terwujudnya demokrasi yang sehat membutuhkan kolaborasi seluruh elemen. KPU bertugas menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu, tokoh masyarakat memberikan edukasi dan menjaga kondusivitas, masyarakat berpartisipasi sekaligus melakukan pengawasan, sedangkan DPRD menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

BACA JUGA  Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan

“Jika seluruh unsur ini bersinergi, demokrasi akan semakin matang dan berkualitas. Demokrasi yang kuat tidak hanya diukur dari tingginya angka partisipasi pemilih, tetapi juga dari kualitas kesadaran masyarakat dalam memilih, mengawasi, dan menjaga persatuan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Lilik berharap masyarakat Surabaya semakin dewasa dalam berdemokrasi, menghargai perbedaan pilihan politik, serta terus berkontribusi melahirkan kepemimpinan yang berkualitas demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, kuat, dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga
Fenomena Gunung Es HIV/AIDS, Ketua DPRD Sidoarjo: Banyak Penderita Belum Berani Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:31 WIB

Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB