Mojokerto – Suasana Taman Bahari Mojopahit di kawasan Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, tampak berbeda pada Selasa (26/5/2026). Sejak pukul 15.00 WIB, ratusan siswa, guru, dan orang tua mulai memadati area kegiatan untuk mengikuti One School One Event yang kali ini diselenggarakan oleh Gugus 02 Kecamatan Prajuritkulon jenjang sekolah dasar. Mengusung tema “Panggung Inspirasi Seni dalam Harmoni”, kegiatan tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian prioritas strategis pembangunan Kota Mojokerto, khususnya dalam penguatan branding pariwisata daerah, peningkatan kunjungan wisatawan, serta pergerakan ekonomi lokal. Melalui event yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekolah turut berkontribusi dalam menghadirkan ruang publik yang edukatif sekaligus menghibur.
Empat sekolah yang tergabung dalam Gugus 02, yakni SDN Prajuritkulon 1, SDN Prajuritkulon 2, SDN Prajuritkulon 3, dan SDN Mentikan 1 Kota Mojokerto, berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Sekitar 730 peserta hadir memeriahkan acara yang terdiri atas siswa, guru, serta orang tua dari keempat sekolah.
Sejak awal kegiatan, suasana terasa meriah. Tenda-tenda bazar berjajar rapi di sepanjang area acara. Sementara itu, panggung utama telah dipadati peserta yang tidak sabar menyaksikan berbagai penampilan seni dari para siswa.
Dalam sambutannya, Ketua Gugus 02 Kecamatan Prajuritkulon, Moch. Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk menampilkan potensi sekaligus belajar berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.
“Gugus 02 Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto memandang perlu adanya sebuah wadah yang mempertemukan kreativitas siswa-siswi antarsekolah dalam sebuah ajang yang edukatif dan rekreatif. Acara ini dirancang untuk menyatukan potensi seni dan budaya dengan semangat kewirausahaan melalui pameran produk sekolah atau bazar, serta memastikan adanya proses pembelajaran yang bermakna bagi setiap siswa yang hadir,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan One School One Event juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarsekolah sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka di depan publik.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni yang dibawakan oleh perwakilan dari empat sekolah. Beragam penampilan berhasil memukau penonton. Mulai dari tari tradisional, pertunjukan lagu, seni banjari, pencak silat, hingga mendongeng yang dibawakan dengan penuh ekspresi dan percaya diri.
Setiap penampilan mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Tepuk tangan meriah berkali-kali menggema di area acara ketika para siswa berhasil menampilkan kemampuan terbaik mereka. Penampilan seni tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa siswa sekolah dasar memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan.
Selain menikmati pentas seni, pengunjung juga dapat mengunjungi bazar yang diselenggarakan oleh masing-masing sekolah. Berbagai makanan dan minuman dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Aneka jajanan tradisional, minuman segar, hingga makanan ringan menjadi favorit para pengunjung yang datang bersama keluarga.
Keseruan makin bertambah ketika pembawa acara mulai mengundi kupon berhadiah. Suasana mendadak riuh saat nomor-nomor kupon diumumkan. Para peserta tampak antusias menunggu kesempatan mendapatkan doorprize menarik yang telah disediakan panitia.
Salah satu siswa SDN Prajuritkulon 2, Satryo, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menikmati pertunjukan seni, ia juga merasa puas dapat berbelanja di bazar.
“Saya senang sekali bisa melihat penampilan teman-teman dari sekolah lain. Banyak yang bagus dan menghibur. Saya juga membeli jajanan di bazar. Dengan uang Rp10.000 saja saya sudah dapat tahu bakso, tahu kocek, dan es cincau. Murah sekali,” ungkapnya sambil tersenyum.
Kegiatan One School One Event memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya memupuk cinta tanah air melalui penguatan rasa nasionalisme, mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada siswa sekolah dasar, memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minatnya, serta mempererat kerja sama antarsekolah dalam Gugus 02 Kecamatan Prajuritkulon.
Melalui pertunjukan seni, budaya, dan kearifan lokal yang ditampilkan, siswa tidak hanya belajar mengekspresikan diri, tetapi juga memahami pentingnya melestarikan budaya bangsa. Di sisi lain, kegiatan bazar turut memberikan pengalaman nyata tentang semangat kewirausahaan sejak usia dini.
Menjelang pukul 18.00 WIB, kegiatan ditutup dengan penuh kebahagiaan. Wajah-wajah ceria tampak menghiasi para peserta yang hadir. One School One Event tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan, mempererat persaudaraan antarsekolah, sekaligus menciptakan harmoni seni yang menginspirasi seluruh warga pendidikan di Kota Mojokerto.
Penulis :
Uzlifatul Rusydiana
Guru di SDN Prajuritkulon 2 Kota Mojokerto
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok












