Surabaya – Musibah yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke proyek pembangunan gorong-gorong di kawasan Margorejo, Surabaya, mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati mendesak Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan pada seluruh proyek infrastruktur yang sedang berjalan. Menurutnya, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan keamanan masyarakat.
Lilik menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dalam peristiwa tersebut. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi musibah itu.
“Pertama-tama, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya, Rabu (18/6/2026).
Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan Surabaya itu menilai tidak ada pihak yang menginginkan proyek yang bertujuan meningkatkan fasilitas publik justru berujung pada jatuhnya korban jiwa.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, aspek keselamatan wajib menjadi prioritas utama,” katanya.
Lilik menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan setiap proyek dilaksanakan sesuai standar keamanan yang ketat. Pengamanan lokasi proyek, lanjut dia, tidak boleh dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan konstruksi.
Menurutnya, sejumlah langkah pengamanan harus dipastikan tersedia di setiap lokasi proyek. Mulai dari pagar pembatas yang memadai, rambu-rambu peringatan yang mudah terlihat, penerangan yang cukup pada malam hari, hingga pengawasan secara berkala selama pekerjaan berlangsung.
“Pengamanan lokasi proyek adalah bagian penting untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya,” tegasnya.
Lilik berharap insiden tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur. Evaluasi diperlukan agar sistem pengamanan dapat diperbaiki dan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain meminta evaluasi dari pemerintah, dia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di area proyek konstruksi. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi sekitar, serta mematuhi rambu-rambu yang terpasang.
Lebih lanjut, Lilik meminta Pemkot Surabaya bersama kontraktor dan pihak terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh titik proyek yang masih berjalan.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari cepatnya proyek selesai atau kualitas bangunan yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan melindungi keselamatan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok












