Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKS, Lilik Hendarwati, kembali menerima apresiasi atas kiprahnya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kali ini, Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim tersebut meraih penghargaan Politisi Peduli Ekonomi Kreatif dalam rangkaian peringatan Milad ke-3 Maklumat.id di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya, Minggu (14/6/2026).
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif, penguatan UMKM, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Fajar Riza Ul Haq, akademisi, pegiat ekonomi kreatif, tokoh masyarakat, dan insan media.
Menerima penghargaan tersebut, Lilik menyampaikan rasa syukur. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif bersama tim dan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pendampingan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini Maklumat.id memberikan apresiasi terhadap aktivitas kami dalam mendukung ekonomi kreatif. Ini bukan kerja pribadi, melainkan hasil dukungan dan kolaborasi banyak pihak,” ujarnya.
Lilik menegaskan, selama ini dirinya bersama tim terus berupaya mendampingi pelaku usaha mikro agar mampu berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha mereka.
“Teman-teman terus bekerja keras memberikan dukungan kepada UMKM agar bisa naik kelas dan menjadi penggerak ketahanan ekonomi keluarga,” katanya.
Penghargaan dari Maklumat.id menambah daftar apresiasi yang pernah diterima Lilik. Sebelumnya, ia juga memperoleh penghargaan dari JTV dalam kategori Kinerja Terbaik dalam Mendorong Peningkatan Perekonomian Daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya gerakan Saleha Sadar Legalitas Usaha yang membantu pelaku UMKM memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis sekaligus mendapatkan edukasi terkait pengembangan usaha dan akses permodalan.
Selain itu, Lilik aktif menggelar pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, penguatan branding produk, hingga peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku UMKM.
Hingga kini, lebih dari 400 pelaku UMKM di Surabaya telah mengikuti berbagai program pendampingan yang diinisiasi maupun difasilitasi olehnya. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari makanan olahan, minuman kesehatan, jamu tradisional, hingga kerajinan tangan.
Menurut Lilik, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat yang terbukti mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendampingi UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, dan mendorong semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas serta mandiri secara ekonomi,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok












