Surabaya Dipilih Jadi Percontohan Perlinsos Digital, Verifikasi Data Bansos Lebih Efisien

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uji coba berlangsung di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan. (Foto: Humas Pemkot)

Uji coba berlangsung di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan. (Foto: Humas Pemkot)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Kota Surabaya resmi menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) uji coba aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Program ini diharapkan mampu memangkas birokrasi dan memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran.

Uji coba berlangsung di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Jumat (12/6/2026). Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, mengatakan Surabaya menjadi bagian dari 42 kabupaten/kota yang ditunjuk pemerintah dalam transisi digital layanan bansos.

Menurut Robben, aplikasi Perlinsos Digital telah didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu mempercepat proses verifikasi calon penerima bantuan.

“Kalau sistem lama membutuhkan proses berjenjang hingga tiga bulan, kini analisis dan penentuan kelayakan penerima bantuan bisa selesai dalam waktu 15 hingga 45 menit,” kata Robben.

Ia menjelaskan, digitalisasi ini dilakukan untuk mengurangi subjektivitas dalam pendataan serta meminimalkan potensi bantuan yang tidak tepat sasaran. Penilaian kelayakan penerima dilakukan berdasarkan data terintegrasi yang diproses sistem secara objektif.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menambahkan bahwa Perlinsos Digital merupakan upaya perbaikan tata kelola bansos, bukan sekadar migrasi layanan ke platform digital.

Komdigi mengintegrasikan berbagai sumber data, mulai dari Dukcapil, ATR/BPN, BPJS, Samsat hingga Korlantas Polri, untuk mempercepat proses verifikasi warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Surabaya Antiek Sugiharti menyebut pihaknya telah menyiapkan lebih dari 12 ribu agen pendamping untuk membantu masyarakat mengakses layanan tersebut. Pemerintah menargetkan tahap uji coba dan sosialisasi selesai tahun ini sebelum diterapkan secara nasional pada 2027.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia
DPD RI Lia Istifhama Ajak UMKM Surabaya Manfaatkan AI, Perkuat Konvergensi Digital
Hebat! Ratusan Ribu Warga Surabaya Kini Beralih ke IKD, Disdukcapil Terus Perluas Layanan Digital
Gubernur Khofifah Buka Surabaya Hospital Expo XX 2026, Rumah Sakit Jatim Didorong Adaptif AI dan Teknologi Kesehatan
Gubernur Khofifah Bangga Karya Inovatif Siswa SMK Jatim, Kendaraan Listrik Jadi Sorotan Hardiknas 2026
Gandeng Utomo Charge Plus, Pemkot Surabaya Bangun 5 SPKLU di Titik Strategis
Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
80% Anak Indonesia Sudah Online, Menkomdigi Meutya: Platform Digital Wajib Lindungi Anak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia

Senin, 27 Juli 2026 - 18:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama Ajak UMKM Surabaya Manfaatkan AI, Perkuat Konvergensi Digital

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:18 WIB

Hebat! Ratusan Ribu Warga Surabaya Kini Beralih ke IKD, Disdukcapil Terus Perluas Layanan Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:31 WIB

Surabaya Dipilih Jadi Percontohan Perlinsos Digital, Verifikasi Data Bansos Lebih Efisien

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WIB

Gubernur Khofifah Buka Surabaya Hospital Expo XX 2026, Rumah Sakit Jatim Didorong Adaptif AI dan Teknologi Kesehatan

Berita Terbaru

WhatsApp