Mojokerto – SDN Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto terus berupaya mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah meyakini bahwa setiap anak memiliki keunikan, minat, dan bakat yang berbeda. Karena itu, sekolah berkomitmen memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik.
Hal tersebut sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menyatakan bahwa setiap anak terlahir dengan keunikannya masing-masing. Dengan dukungan lingkungan sekolah yang kondusif, kemampuan dan potensi tersebut dapat tumbuh serta berkembang secara optimal. Salah satu upaya yang dilakukan SDN Warugunung adalah memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan diri siswa.
Kegiatan ekstrakurikuler di SDN Warugunung terbagi menjadi dua jenis, yaitu ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Pramuka menjadi kegiatan wajib yang harus diikuti seluruh siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6. Sementara itu, ekstrakurikuler pilihan dapat diikuti sesuai minat dan bakat masing-masing siswa. Beberapa kegiatan yang tersedia antara lain: tari, banjari, kriya, BTQ, dan karate.
Khusus pada tahun pelajaran 2025/2026, kegiatan ekstrakurikuler tari menjadi salah satu program yang paling diminati siswa. Jumlah peserta mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Sabtu dengan jadwal khusus yang telah ditetapkan sekolah.
Koordinator kegiatan ekstrakurikuler SDN Warugunung, Dwi Ningsih, mengungkapkan bahwa minat siswa terhadap seni tari terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Alhamdulillah, jumlah peserta ekstrakurikuler tari tahun ini mencapai sekitar 40 anak. Jumlah tersebut meningkat sekitar tujuh siswa dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa minat anak-anak terhadap seni tari makin tinggi,” ujarnya.
Menurut Dwi Ningsih, pihak sekolah memang memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan bakat nonakademik. Setiap Sabtu difokuskan untuk kegiatan ekstrakurikuler agar siswa memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mengembangkan kemampuan sesuai minatnya.
“Sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka. Tidak semua anak unggul di bidang akademik. Ada yang berbakat di bidang seni, olahraga, atau keterampilan lainnya. Karena itu, kami berusaha memfasilitasi semuanya,” tambahnya.
Ekstrakurikuler tari dibimbing oleh Winda Devi Lestari dari Trawas. Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai jenjang kelas. Kelompok kelas 1 dan 2 mempelajari Tari Pitik Walik, kelompok kelas 3 mempelajari Tari Gebyar Barong, sedangkan siswa kelas 4, 5, dan 6 mempelajari Tari Suka Parisuka.
Suasana latihan tampak meriah dan penuh semangat. Anak-anak mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan pelatih dengan antusias. Mereka berlatih secara rutin untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai ajang perlombaan.
Hasil dari pembinaan tersebut mulai terlihat. Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan yang diselenggarakan bulan lalu, SDN Warugunung berhasil mengirimkan wakilnya untuk bersaing dengan peserta dari sekolah lain.
Meskipun belum berhasil meraih juara pertama, prestasi yang diraih cukup membanggakan. Salah satu peserta dari SDN Warugunung berhasil meraih Juara Harapan 2 pada cabang lomba tari.
Nia, siswa kelas 4 yang menjadi peserta lomba tari, mengaku sangat senang dapat mewakili sekolah dalam ajang tersebut.
“Kami bersyukur meskipun mendapat Juara Harapan 2. Semoga tahun depan bisa mendapat juara 1,” ungkap Nia dengan penuh semangat.
Dengan wajah ceria, Nia mengaku senang karena sekolah memberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat yang ia sukai. Baginya, kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar latihan, tetapi juga menjadi sarana untuk menambah pengalaman dan kepercayaan diri.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Sekolah terus menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua melalui komite sekolah. Melalui koordinasi yang intensif, sekolah dapat mengetahui potensi dan kebutuhan setiap siswa sehingga pembinaan yang diberikan menjadi lebih tepat sasaran.
Pihak sekolah juga membuka diri terhadap berbagai masukan dan saran dari masyarakat demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Dengan kolaborasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan potensi siswa dapat berkembang secara maksimal.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terarah dan berkelanjutan, SDN Warugunung berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, serta kepercayaan diri yang tinggi. Dengan demikian, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan sesuai bakat dan minat yang mereka miliki.
Penulis :
Sefi Ria Ulfa
Kepala SDN Warugunung Mojokerto
sefiria81@gmail.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Syaiful Hidayat












