Puguh DPRD Jatim Soroti SPMB 2026, Prioritaskan Siswa Berprestasi dari Keluarga Miskin

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 28 April 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Timur kembali menjadi perhatian publik. Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas menekankan pentingnya keberpihakan terhadap siswa dari keluarga kurang mampu, khususnya yang memiliki prestasi dan potensi akademik.

Menurutnya, jalur afirmasi dalam SPMB harus dimaksimalkan agar benar-benar memberikan akses pendidikan yang adil bagi siswa dari kelompok ekonomi terbawah.

“Anak-anak dari keluarga desil 1 sampai desil 4 yang memiliki prestasi harus diprioritaskan. Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim ini, Selasa (28/4/2026).

Puguh mengungkapkan, jumlah lulusan SMP sederajat di Jawa Timur pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 618 ribu siswa. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri yang dikelola Pemprov Jatim hanya sekitar 39 persen.

“Kondisi ini membuat sekitar 60 persen lulusan tidak tertampung di sekolah negeri. Akibatnya, persaingan menjadi sangat ketat,” jelasnya.

Ia menilai, berbagai skema dalam SPMB seperti jalur domisili, prestasi, afirmasi, hingga skema khusus seperti golden ticket sudah cukup variatif. Namun, tanpa sosialisasi yang masif dan sistem yang kuat, potensi masalah di lapangan tetap besar.

“Durasi pendaftaran yang singkat dan jeda antar tahap yang terbatas membuat masyarakat harus benar-benar memahami mekanismenya. Ini yang perlu diantisipasi sejak awal,” katanya.

Selain itu, Puguh juga mendorong Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk memperkuat sistem digital serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan SPMB berjalan lancar dan transparan.

Ia menegaskan, proses SPMB harus mengedepankan prinsip keadilan dan tidak boleh mengabaikan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“SPMB ini harus fair dan berkualitas. Jangan sampai anak-anak yang punya potensi justru terhambat hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Lebih jauh, Puguh mengingatkan bahwa SPMB merupakan pintu awal dalam membentuk kualitas generasi muda Jawa Timur. Karena itu, selain proses seleksi yang adil, peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh juga harus menjadi prioritas.

“Kita ingin pendidikan di Jawa Timur terus meningkat kualitasnya, melahirkan generasi yang berintegritas, berkarakter kuat, dan memiliki daya saing nasional hingga global,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

WhatsApp