Kodifa Jawara Jadi Wadah Ekonomi Difabel di Jatim, Sri Untari: Ini Langkah Nyata Kemandirian

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 21 April 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari.

Editor: Yoyok

Surabaya – Koperasi Difabel Jawa Timur Sejahtera (Kodifa Jawara) menjadi salah satu wadah pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Koperasi ini dinilai sebagai langkah konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi kelompok disabilitas.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mengatakan, ide pembentukan koperasi berangkat dari aspirasi komunitas disabilitas yang menginginkan ruang ekonomi mandiri.

“Mereka bertanya apakah bisa punya wadah ekonomi. Saya jawab bisa, dan akhirnya kita sepakat membentuk Koperasi Difabel Jawa Timur Sejahtera (Kodifa Jawara),” ujar Untari saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (21/4/2026).

Sri Untari menjelaskan, proses pembentukan Kodifa Jawara dilakukan melalui sejumlah pertemuan yang digelar di GADISku Surabaya. Dalam forum tersebut, penyandang disabilitas bersama Dinas Koperasi merumuskan konsep hingga koperasi siap diluncurkan.

“Dalam pertemuan itu, teman-teman disabilitas bersama dinas koperasi merumuskan konsep koperasi sampai akhirnya siap diluncurkan,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, keterbatasan fisik bukan penghalang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya. Ia menyebut banyak di antara mereka memiliki kemampuan di berbagai bidang, mulai dari penulis, advokat hingga akademisi.

“Artinya ini bukan hambatan. Mereka punya karya dan potensi besar,” kata Sri Untari.

Sri Untari juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam kebijakan disabilitas. Menurutnya, paradigma saat ini bukan lagi berbasis belas kasihan, melainkan pemenuhan hak sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

Sebagai bentuk dukungan, pihaknya akan melibatkan Dinas Koperasi untuk mendampingi pengelolaan Kodifa Jawara, mulai dari tata kelola organisasi hingga keuangan.

“Tim dari dinas koperasi akan kami turunkan untuk mendampingi, agar mereka bisa berkembang dan mandiri,” imbuh dia.

Sri Untari menambahkan, Kodifa Jawara nantinya akan difokuskan sebagai koperasi pemasaran yang membantu memasarkan produk karya penyandang disabilitas. Ia juga mendorong masyarakat untuk ikut mendukung, salah satunya dengan menggunakan produk mereka.

BACA JUGA  Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

“Misalnya sesekali memakai batik karya teman-teman disabilitas sebagai bentuk dukungan moral,” tuturnya.

Sri Untari optimistis potensi ekonomi koperasi tersebut cukup besar, mengingat banyaknya produk kreatif yang dihasilkan penyandang disabilitas. Selain itu, strategi pemasaran berbasis digital juga akan menjadi fokus pengembangan ke depan.

“Kehadiran koperasi ini harus aktif, termasuk memanfaatkan digital marketing agar produknya dikenal lebih luas,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp