Waspada Gelombang PHK, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 16 April 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengingatkan adanya potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring melemahnya kinerja industri akibat tekanan global. Ia meminta pemerintah daerah segera menyiapkan langkah antisipasi untuk meredam dampak yang mungkin terjadi.

Puguh menilai ketidakpastian kondisi geopolitik global yang belum mereda menjadi faktor utama yang membayangi sektor industri dalam negeri. Situasi ini dinilai berpotensi menekan aktivitas produksi hingga berdampak pada stabilitas tenaga kerja.

“Ancaman terjadinya ledakan PHK sangat mungkin terjadi, karena situasi global masih penuh ketidakpastian. Ini akan berdampak langsung pada dunia industri,” ujar Puguh kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, gangguan rantai pasok bahan baku serta kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi indikator awal tekanan terhadap industri. Kondisi tersebut berimbas pada meningkatnya biaya produksi yang harus ditanggung perusahaan.

Jika tekanan ini terus berlanjut, perusahaan disebut akan melakukan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga keberlangsungan usaha. Salah satu langkah yang kerap diambil adalah pengurangan tenaga kerja.

“Ketika biaya produksi naik, perusahaan pasti akan berhitung ulang. Opsi efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja, biasanya menjadi pilihan,” jelasnya.

Puguh menambahkan, Jawa Timur sebagai provinsi dengan basis industri besar dan jumlah angkatan kerja yang tinggi memiliki kerentanan lebih besar terhadap dampak PHK massal. Meski saat ini angka pengangguran terbuka menunjukkan tren penurunan, ia mengingatkan kondisi tersebut belum sepenuhnya stabil.

“Penurunan angka pengangguran ini belum tentu bertahan lama. Jika tekanan global memburuk, potensi lonjakan PHK bisa terjadi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi kenaikan harga energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM), yang dapat semakin membebani sektor industri. Jika terjadi, kondisi tersebut dinilai akan memperbesar risiko PHK.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Untuk itu, Puguh mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama instansi terkait, khususnya dinas tenaga kerja, segera menyusun langkah mitigasi yang komprehensif.

“Pemerintah harus menyiapkan langkah strategis sejak sekarang. Jangan sampai ketika gelombang PHK terjadi, kita belum siap menghadapinya,” katanya.

Ia menegaskan, langkah antisipatif penting dilakukan guna menekan dampak sosial yang lebih luas, seperti meningkatnya angka pengangguran hingga potensi kerawanan sosial di masyarakat.

“Kalau tidak diantisipasi, dampaknya bisa meluas dan memicu persoalan sosial-ekonomi yang lebih besar,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

WhatsApp