Wacana “War Tiket Haji” Disorot, Puguh DPRD Jatim Ingatkan Risiko Ganggu Antrean 5,2 Juta Jemaah

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 16 April 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Wacana sistem “war tiket haji” yang mencuat dari kementerian haji dan umrah menuai sorotan dari kalangan legislatif daerah.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak diambil secara terburu-buru tanpa kajian yang matang.

Menurutnya, skema war tiket berpotensi menimbulkan persoalan serius, terutama terkait kepastian hukum dan keadilan bagi jutaan calon jemaah haji yang telah lama mengantre.

“Saya khawatir sistem ini justru mengganggu antrean sekitar 5,2 juta jemaah haji Indonesia yang sudah terdaftar. Ini bukan persoalan sederhana,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim itu, kamis (16/4/2026).

Puguh menilai, hingga saat ini wacana tersebut belum memiliki dasar hukum yang jelas. Padahal, penyelenggaraan ibadah haji telah diatur dalam regulasi yang ketat, termasuk dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.

“Kalau belum ada landasan hukum yang kuat, jangan dipaksakan. Ini bisa menimbulkan kerancuan bahkan polemik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penerapan sistem baru tidak boleh bertentangan dengan undang-undang yang berlaku. Jika tidak dikaji dengan matang, kebijakan tersebut berisiko melanggar aturan sekaligus merugikan calon jemaah yang sudah masuk daftar tunggu.

“Jangan sampai hak jemaah yang sudah menunggu bertahun-tahun justru terganggu oleh kebijakan yang belum jelas arah dan mekanismenya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Puguh menekankan pentingnya kajian komprehensif sebelum mengambil keputusan. Ia menilai wacana war tiket tidak boleh dijadikan solusi instan untuk mengatasi panjangnya antrean haji di Indonesia.

Sebagai alternatif, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat jalur diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi guna menambah kuota haji bagi Indonesia.

“Solusi yang lebih strategis adalah memperjuangkan penambahan kuota. Itu lebih adil dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Selain itu, Puguh juga mengingatkan agar pemerintah belajar dari berbagai persoalan dalam penyelenggaraan haji di masa lalu. Ia khawatir, jika tidak dikelola dengan baik, kebijakan baru justru berpotensi memunculkan persoalan hukum serupa.

“Jangan sampai muncul lagi kasus-kasus lama dalam pengelolaan haji. Ini harus jadi perhatian serius,” tandasnya.

Puguh berharap pemerintah pusat dapat lebih berhati-hati dalam merumuskan kebijakan strategis terkait ibadah haji, mengingat sensitivitas dan besarnya dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat luas

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp